oleh

Edi-Weng Menang, Perjuangan Maria Geong Kandas di MA

-News-5.660 views

RADARNTT, Labuan Bajo – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat periode 2020-2025 Edistasius EndiYulianus Weng (Edi-Weng) memenangkan kemelut hukum sebagai pihak terkait langsung yang dalam pokok materi perkara, penggugat meminta majelis hakim untuk diskualifikasi pasangan calon Edi-Weng.

Demikian tegas Tim Hukum Edi-Weng, Irenius Surya kepada awak media di Labuan Bajo, Selasa (10/11/2020) malam.

Perjuangan Maria Geong menggagalkan pasangan calon Edi-Weng sebagai peserta pemilihan kepala daerah kandas. Pasalnya, tegas Irenius Surya, gugatan Maria Geong dan Silverinus Sukur terhadap keputusan KPU Manggarai Barat Nomor : 90/PL.02.3-Kpt/5315/KPU-Kab/IX/2020, tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2020, tertanggal 23 September 2020, ditolak tiga kali.

Pada tingkat pertama di Bawaslu Manggarai Barat gugatan ditolak, kemudian ditingkat banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Surabaya itu pun ditolak. Sehingga penggugat melalui PT TUN Surabaya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), namun lagi-lagi untuk yang ketiga kalinya sebagai upaya hukum terakhir pun ditolak melalui amar putusan yang ditetapkan pada Senin, 9 Nopember 2020.

“Meskipun salinan amar putusan MA belum kita terima, namun berdasarkan informasi resmi dari KPU Manggarai Barat bahwa sudah ada keputusan MA menolak kasasi,” kata Irenius Surya, usai mengikuti rapat bersama KPU Manggarai Barat untuk membahas tentang debat pasangan calon.

Ia menjelaskan bahwa keputusan MA adalah final dan mengikat, maka pasangan calon Edi-Weng telah memenangkan petarung di ranah hukum dan sah sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat dalam pemilihan pada tanggal 9 Desember 2020.

Hal senada disampaikan Pakar Hukum Administrasi Negara dari Universitas Negeri Nusa Cendana Kupang, Dr. Yohanes Tuba Helan, SH.MH., bahwa gugatan kasasi ditolak MA berarti keputusan KPU Manggarai Barat tetap sah dan mengikat.

“Kalau gugatan ditolak berarti keputusan KPU tetap sah dan mengikat,” kata Tuba Helan via pesan WhatsApp.

Sementara Ketua KPU provinsi NTT, Thomas Dohu menegaskan bahwa wajib hukumnya pihak KPU mengeksekusi apapun hasil dalam amar putusan MA.

“KPU siap melaksanakan putusan MA,” kata Thomas Dohu via pesan WhatsApp menjawab media ini terkait adanya amar putusan MA yang menyatakan menolak gugatan kasasi atas keputusan KPU Manggarai Barat tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten Manggarai Barat tahun 2020. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan