oleh

Forum Lais Manekat Timor Terus Maju Berbagi Kasih di Tengah Pandemi

-News-330 views

RADARNTT, Bandung – Di tengah-tengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang belum menampakan tanda-tanda penurunan, namun dengan kajian kemanusiaan yang mendalam dan ektra hati-hati dengan Protokol Kesehatan, kembali Forum Timor Besar Lais Manekat (FTBLM) NTT Jawa Barat (Jabar) berbagi kasih membagi 4000 masker dan 2000 pakaian (kaos) kepada Pondok Pesantren (Pompes), Pihak LSM dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) di dua kecamatan, masing-masing, Cikalongwetan dan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Minggu (4/10/2020) siang.

Kegiatan Sosial Kemasyarakatan yang dipimpin langsung oleh Pendiri dan Pembina FTBLM, Kol. Kav. Ir. Benyamin Aninfeto, didampingi istri Maria Magdalena Aninfeto dan Ketua FTBLM, Yesaya Uas bersama para anggota dan bekerja sama dengan Yayasan Nusantara Supala Raya diterima baik oleh Para Pimpinan Pompes dan santri bersama perwakilan organisasi.

Dalam wawancara bersama media di Lokasi Kegiatan, Kolonel Beny menyatakan keprihatinannya untuk memutuskan mata rantai Covid-19 di beberapa kabupaten se-Provinsi Jabar, sehingga dengan demikian tidak akan jatuh lagi korban jiwa.

“Bersama teman-teman teman dan adik-adik binaan di Kelompok Lais Manekat Timor yang berarti kembali pada hal kasih, dari kekurangan anggota kelompok kami, kami berusaha mengatasi persoalan yang sedang terjadi oleh bangsa, khususnya beberapa kecamatan dan kabupaten di Bandung agar mata rantai penyebaran Covid dapat terputus. Tentu kami berbuat dengan skala prioritas sebagaimana kemampuan kami bekerja sama juga dengan pihak-pihak yang mempunyai hati untuk memberi,” demikian ungkapan tulus dari Pak Beny, -pria tangguh asal Kampung Kapan, Timor Tengah Selatan, NTT.

Melalui wadah organisasi FTBLM yang baru dibentuk sebulan lalu setelah berkembang dari Kelompok Arisan Orang Timor di Jabar 6 tahun lalu, putra dan putri orang timor, NTT berbuat kebaikan melintasi budaya dan agama, sehingga lebih nampak pada aksi tindakan kemanusian yang adil dan beradab.

Selain kegiatan rutin bantuan sosial, wadah organisasi kemasyarakatan yang bermarkas di Lembang, Jabar ini juga mengembangkan usaha-usaha di bidang pertanian dengan mengembangkan tanaman kopi berumur pendek pertama kali ditemukan di dunia dengan hanya 8 bulan berbunga dan usaha di bidang peternakan sapi perah. Demikian juga bersama sejumlah pengusaha NTT di Jabar mengembangkan kelompok tani di sejumlah kabupaten di Bumi Siliwangi.

Alumni Fakultas Peternakan Undana dan Output Universitas di Jerman ini juga sedang mengembangkan berhektar-hektar tanaman kopi dan bekerja sama dengan pengusaha pabrik agar bisa diekspor ke luar negeri.

Kelompok yang sangat solid dengan para anak muda Timor dan sekitarnya dari berbagai latar belakang ini memang sangat luar biasa tekun, rajin dan taat bekerja bersama tokoh NTT yang juga sangat didukung oleh keluarga bersama tiga orang anak ini.

Semangat bapak Beny bersama keluarga kecil dan keluarga besar FTBLM NTT Jabar yang telah bersatu dengan Tanah Air NKRI mewangi Kota Bandung dan sekitarnya dengan aroma wangi kopi Lembang dan manisnya susu asli perahan sapi lembah Lembang yang asri dipandang mata. Itulah karya dari hati yang tulus akan diberkati oleh Uis Neno, Tuhan kita. Semoga. (Gab/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan