oleh

Fraksi NasDem Desak Pemerintah Benahi BUMD

-News-629 views

RADARNTT, Kupang – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki Pemerintah Provinsi NTT harus tetap dibenahi dan dipastikan beroperasi sesuai tujuan pendiriannya, agar dapat membantu Pemerintah Provinsi dalam menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat, mengakselerasi aktivitas ekonomi, serta menjamin peningkatan PAD.

Demikian ditegaskan dalam Pendapat Akhir Fraksi NasDem DPRD Provinsi NTT terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2019 yang dibacakan hari ini Rabu, (8/7/2020) dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi NTT.

Dalam Pendapat Akhir Fraksi NasDem yang dibacakan juru bicara Kristien Samyati Pati ditegaskan pentingnya pembenahan dan penataan BUMD sebagai aset pemerintah daerah agar dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat provinsi NTT.

Karena itu, Fraksi NasDem menyampaikan beberapa poin penting yaitu: pertama: Pemerintah Provinsi sebagai pemegang saham pengedali diminta untuk terus memastikan pembenahan manajemen Bank NTT menjadi Bank Daerah yang bonafide.

Kedua, Pemerintah Provinsi diminta memfasilitasi kerja sama Bank NTT dan PT Jamkrida untuk memastikan jaminan yang semakin banyak dan merata bagi UMKMK di Provinsi NTT; ketiga,  Pemerintah Provinsi NTT perlu memastikan beroperasinya PT Kawasan Industri Bolok melalui penambahaan anggaran penyertaan modal sesuai Perda Pendirian dan Perda Penyertaan Modal.

Keempat, terhadap PT Flobamor yang terbelit hutang yang tidak jelas penggunaannya, maka seyogyanya segera dilakukan Audit Investigasi agar beban hutang itu menjadi klir dan dapat dicari jalan keluar yang tepat, sehingga tidak menjadi beban yang menaun, serta tidak lagi dijadikan alasan pembenar lambatnya pengembangan PT Flobamor.

Ketua Fraksi NasDem DPRD NTT, Alexander Take Ofong berharap agar Pemerintah serius menanggapi Pendapat Akhir ini sebagai bagian dari evaluasi dan koreksi objektif terhadap Persoalan yang melilit PT Flobamor.

“Kita menilai PT Flobamor adalah aset penting, yang saat ini sudah dimanage oleh personalia yang kompeten dan profesional serta memilik visi bisnis yang sanggup membawa perubahan dan kemajuan, sekaligus berdampak pada pelayanan kemasyarakatan dan peningkatan PAD,” tutur Alex Ofong.

“Karena itu, kita optimistis. Audit ivestigasi adalah solusi konstruktif dan progresif,” pungkas Alex Ofong.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Flobamor, Agustinus Zadriano Bokotei dalam Laporan Kinerja Tahun 2019 yang disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPRD NTT, Kamis, (2/7/2020) menyatakan bahwa manajemen PT Flobamor bersedia untuk diaudit oleh instansi yang berwenang terkait kinerja keuangan.

“Kami bersedia untuk dilakukan audit oleh instansi yang berwenang terkait kinerja keuangan dan penggunaan fasilitas kredit tahun 2016 yang didapat dari Bank NTT,” tegas Bokotei.

Dia juga meminta dukungan politik ke tingkat pusat (DPR RI) dan Kementerian terkait untuk percepatan proses perbaikan KMP Ile Boleng, dan dukungan politik untuk manajemen PT Flobamor untuk pengembangan usaha ke depan. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan