oleh

Garda NTT Salurkan Sembako kepada Mahasiswa NTT di Jakarta

RADARNTT, Jakarta – Ketua Umum Garda NTT Wilfridus Yons Ebit menuturkan bahwa sumbangan sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperoleh dari para donatur mulai didistribusikan kepada Mahasiswa asal NTT yang terkena dampak PSBB DKI Jakarta, pada Kamis, 30 April 2020.

Di Posko pembagian Sembako, Ebit mengatakan, penyaluran Sembako hari ini (Kamis, 30/4/2020) merupakan tahap awal dari gerakan kemanusiaan Garda NTT kepada Mahasiswa NTT yang berstudi di Jakarta.

“Kami menghimpun bantuan Sembako dari para donatur, yakni baik dari orang NTT maupun dari luar NTT untuk dibagikan kepada Mahasiswa NTT-Jakarta yang terkena dampak PSBB Jakarta,” tutur Ebit kepada media ini di Posko pengumpulan Sembako, Marga Siswa PMKRI Jakarta Pusat, Jl. Sam Ratulangi Menteng.

Saat Pemerintah memberlakukan PSBB di DKI Jakarta, menambah beban orang tua untuk mengurusi anak yang sedang kuliah di Jakarta.

Ada banyak Mahasiswa NTT yang berstudi di Jakarta mengalami kekurangan makanan. Masalah inilah, Garda NTT–Jakarta hadir untuk menjawab kegalaun, kegundahan Mahasiswa NTT di Jakarta.

“Kita terus bersatu dalam menebar kebaikan di situasi tanggap darurat saat ini. Ini merupakan gerakan kemanusiaan yang teroganisir secara baik dan akan di didistribusikan secara benar dan profesional. Semangatnya cuma satu, membantu Mahasiswa NTT yang ada di Jakarta agar tidak merasa sendirian menghadapi situas sulit ini. Ada kami, ada saudaranya yang selalu siap membantu,” ujar Ebit.

Lanjut, Koordinator Tim Tanggap Covid-19 Garda NTT, Antonius D. Hurung mengatakan hal yang senada, pembagian sembako ini merupakan tahap pertama dari lima tahap pembagian sembako yang direncanakan.

“Pembagian sembako ini ada lima tahap dan hari ini merupakan tahap pertama pembagian sembako. Yang dibagikan hari ini sebanyak 200 paket sembako,” ujarnya.

Ia menambahkan pembagian Sembako tersebut tidak hanya dibagikan di seputaran DKI Jakarta saja tetapi wilayah Tangerang pun dilayani.

“Pembagian sembako hari ini kita fokuskan terlebih dahulu pada titik terjauh yakni Universitas Muhamadiyah dan dilanjutkan pembagian di Universitas Pamulang. Garda NTT berkomitmen untuk memenuhi harapan mahasiwa yang telah mendaftarkan diri di Garda NTT,” kata Antonius.

Menurutnya, sesuai data yang dihimpun, sejauh ini terdapat 1.700 Mahasiswa asal NTT di wilayah Jabodetabek yang telah mendaftarkan diri.

Garda NTT berharap, ada uluran tangan dari semua pihak untuk membantu para Mahasiswa NTT yang sedang berstudi di Jakarta. (FM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan