oleh

KPID Verifikasi Faktual 64 LPPL di NTT

-News-347 views

RADARNTT, Kupang — Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTT akan melakukan pemutakhiran data sekaligus pengawasan dan verifikasi faktual terhadap 64 Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) yang ada di NTT.

“Pada periode ini, kita (KPID NTT) akan kerja maksimal untuk melakukan pengawasan dan verifikasi faktual secara baik,” ujar Ketua KPID NTT, Yosef Kolo kepada media ini di ruang kerjanya, Kamis, (9/7/2020.

Yosef Kolo menjelaskan bahwa saat ini di NTT sendiri terdapat 64 lembaga penyiaran televisi maupun radio yang berada dalam pengawasan KPID NTT.

Dalam tugasnya, lanjut Yosef, KPID NTT juga diberikan kewenangan sesuai regulasi dalam Permenkominfo No. 18 tahun 2016 yang mengatur bahwa apabila tiga bulan berturut turut LPPL tidak melakukan penyiaran maka KPID akan mengevaluasi dan merekomendasikan kepada Kemenkominfo untuk ditindaklanjuti.

“Apabila dalam tiga bulan berturut-turut tidak melakukan siaran, maka KPID NTT akan mengevaluasi dan merekomendasikan kepada Kemenkominfo dan sanksinya bisa sampai pada pencabutan izinnya,” jelas Yosef.

Dalam perencanaanya, jelas Yosef, KPID NTT akan melakukan kunjungan kepada semua lembaga penyiaran sedaratan timor untuk melakukan verifikasi faktual agar memastikan kondisi riil suasana penyiaran yang ada.

“Dari sisi regulasi KPID NTT merupakan perpanjangan tangan pusat untuk mengatur dan mengawasi mengenai penyiaran di NTT,” jelasnya.

Tak lupa, Yosef juga mengharapkan LPPL yang sudah ada dapat beroperasi dengan memberikan penyiaran yang baik dan memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat sehingga berdampak pada pembangunan di masyarakat. (DN/RN)

Komentar