oleh

Liga Mahasiswa NasDem NTT Bagikan Masker Gratis

-News-416 views

RADARNTT, Kupang – Komite Wilayah Liga Mahasiswa NasDem NTT membagikan masker kain gratis kepada masyarakat dan kelompok mahasiswa di Kota Kupang dan kabupaten Kupang sebagai bentuk kepedulian atas situasi darurat kesehatan akibat pendemi Covid-19.

Ketua Komite Wilayah Liga Mahasiswa NasDem NTT, Yoan Benediktus W. Niron, kepada media ini mengatakan, pembagian masker kain ini dilakukan dalam kurun waktu beberapa hari, sejak 22 — 29 Mei 2020, kepada masyarakat Kota Kupang dan kabupaten kupang.

“Salah satu komunitas yang ikut kebagian adalah kelompok mahasiswa, yaitu: mahasiswa Sabu Raijua, mahasiswa asal kabupaten Kupang dan beberapa kelompok mahasiswa asal Lembata. Total pembagian masker hingga saat ini berjumlah 800 pcs,” tutur pria yang akrab disapa Yoan Niron.

Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan progam Liga Mahasiswa NasDem selama masa pandemi Covid-19 di Nusa Tenggara Timur. “Saya mengucapkan terima kasih kepada kakak-kakak DPP Partai NasDem yang telah menyumbangkan masker kain ini kepada kami. Masker yang dibagikan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap mahasiswa dan masyarakat di nusa tenggara timur,” kata Niron.

Selain masker, liga mahasiswa NasDem NTT juga terus membuka donasi kepada para donatur yang mau menyumbangkan sembako untuk dapat dibagikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan bantuan selama masa pandemi Covid-19.

Selain membagikan masker, kata Yoan Niron, kami juga mengedukasi pada mahasiswa dan masyarakat agar lebih memperhatikan protokol Covid-19. Karena sesuai data dari pemerintah dalam kurun waktu satu bulan, telah terjadi transmisi lokal di Kota Kupang dan Ende di NTT.

“Maka itu kami inginkan masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu memakai masker ketika beraktivitas, menjaga jarak dan selalu menjaga hygiene personal dan lingkungan tempat tinggalnya,” pinta Almunus Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana.

Menurut Yoan Niron, masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan tetap mengikuti anjuran pemerintah, apalagi beberapa daerah zona hijau di NTT sudah dijinkan melakukan ‘New Normal’.

“New normal ini merupakan pertimbangan yang resolutif, dimana data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dua tahun terakhir kita dari aspek ekonomi, NTT masuk dalam urutan ke dua provinsi dengan IPM terendah. Sektor ekonomi masyarakat harus terus hidup di tengah pandemi ini dan kami menilai sudah sangat tepat keputusan pemerintah provinsi terkait hal ini,” tutur Yoan Niron.

Kemudian kebijakan pemerintah ini, lanjutnya, musti diorganisir oleh instansi pemerintah terkait untuk terus menerus mengedukasi dan memantau perilaku masyarakat hingga RT/RW/Desa agar diberdayakan untuk menyesuaikan habitus baru dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai Covid-19 di NTT,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yoan Niron menegaskan kepada pemerintah juga untuk memperhatikan sejumlah ketersediaan logistik alat medis dan kebutuhan APD tenaga medis serta tak lupa pula ruang penangan di Fasyankes pemerintah yang menjadi rujukan penanganan Covid-19 ini harus memadai jika seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pelonjakan kasus selama ‘new normal’ ini.

“Covid-19 tetap harus diurus mulai dari aspek preventif dan kuratif. Saya juga mengapresiasi kinerja tenaga medis yang tetap mengedepankan integritas dan etika profesi selama masa pandemi Covid-19 ini, semoga tetap semangat selalu dalam pelayanan dan pengabdian,” harapnya.

Sememntara itu, Kepala Desa Binafun,Semri Nailius, saat pembagian masker menyampaikan terima kasih atas pembagian masker yang diterima dan pihaknya juga sedang berupaya pengadaan masker menggunakan dana desa untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kelompok Liga Mahasiswa NasDem, karena kami sudah dapat masker dan ini cukup membantu untuk para penjaga posko dan kami juga sedang berupaya untuk menunggu dana Desa keluar baru kami belanja APD berupa masker kain dalam jumlah yang banyak dan kelengkapan lainnya dalam mengatasi wabah virus corona ini,” ungkapnya. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan