oleh

Nakes Positif Covid-19, Puluhan Orang Diambil Swab

-News-931 views

RADARNTT, Kalabahi – Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Alor, Fredy I Lahal menjelaskan bahwa satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Alor adalah tenaga kesehatan (Nakes) sebagai perawat di RSUD Kalabahi. Bersangkutan langsung dikarantina dan Satgas melakukan pengambilan sampel swab terhadap 46 orang diduga berkontak dekat.

“Satu pasien Covid-19 memiliki riwayat perjalanan dari Kota Kupang sejak 13 Agustus 2020 menggunakan kapal cepat Cantika Express dan mulai kembali bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kalabahi pada 15 Agustus 2020,” kata Fredy Lahal, via seluler, kepada media ini, Senin (31/8/2020).

Ia menjelaskan, saat bertugas perawat tersebut sempat menangani satu pasien dengan gejala sakit sesak napas dan meninggal dunia di RSUD Kalabahi.

Sampel swab pasien yang meninggal, dikirim bersama 19 tenaga medis yang ikut merawat pasien untuk pemeriksaan di labaratorium biomolekuler RSUD WZ Johannes Kupang.

Pada Sabtu, (29/8/2020) diumumkan hasil pemeriksaan swab pasien yang meninggal dan 18 tenaga kesehatan negatif, sedangkan satunya dinyatakan positif.

“Dia dalam keadaan sehat, tidak memiliki gejala sakit, sehingga dia kita karantina agar tidak melakukan kontak dengan orang lain,” kata Fredy Lahal.

Setelah mendapat hasil tersebut, lanjutnya, pada hari itu juga dilakukan pengambil sampel swab terhadap 41 Nakes yang diduga memiliki kontak dekat dengan pasien dan 5 orang anggota keluarganya.

Total 46 orang yang telah diambil swab sedang menjalani karantina mandiri selama 14 hari sambil menunggu hasil pemeriksaan swab. Sedangkan satu pasien Covid-19 juga menunggu hasil pemeriksaan swab kedua.

Fredy Lahal menjelaskan, Pemerintah dan Satgas Covid-19 sedang melakukan pelacakan terhadap riwayat perjalanan dan orang yang memiliki kontak dekat dengan pasien positif, agar segera dilokalisir pergerakannya agar tidak meluas.

“Informasi yang kita dengar di kapal dia berada di kelas ekonomi, maka sedang dilacak siapa saja yang kemungkinan melakukan kontak dekat,” imbuh Asisten I Setda Alor.

Dia mengimbau masyarakat agar waspada, tetap tenang, tidak panik dan mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak fisik, hindari kerumuman. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan