oleh

NasDem Usulkan 15 Persen APBN dan 50 Persen Gaji DPR tangani Covid-19

RADARNTT, Jakarta – Fraksi Partai NasDem DPR RI mengusulkan setidaknya butuh 15 persen dari APBN dan melakukan pemotong 50 persen gaji anggota dewan untuk mengatasi wabah corona virus (Covid-19) di tanah air.

Ini angka minimal jika kita ingin benar-benar serius mengatasi wabah ini. Untuk itu, Fraksi Partai NasDem meminta Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melakukan perubahan atas APBN 2020.

Demikian tegas Ketua Fraksi Partai NasDem, Ahmad Ali dalam Rapat Paripurna DPR, Pembukaan Masa Sidang III DPR, Senin (30/3/2020) di Senayan Jakarta.

Merespon perkembangan wabah virus corona (Covid-19) yang masih mengkhawatirkan di Tanah Air, dan melihat langkah-langkah dari Pemerintah lewat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang belum menunjukkan kemajuan dalam upaya penanggulangannya, Fraksi Partai NasDem lewat Rapat Paripurna ini menyatakan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, sebagai rasa solidaritas dan ikut serta dalam gerakan gotong royong sebagai anak bangsa dalam upaya mengatasi wabah Covid-19, Fraksi Partai NasDem mengusulkan pemotongan 50%ku gaji anggota dewan yang terhormat mulai bulan April 2020. Mekanisme dan pengelolaan potongan ini kami serahkan kepada pihak Kesetjenan untuk mengatur dan mengalokasikannya.

Kedua, terkait hasil pembahasan Omnibus Law, baik RUU Cipta Kerja dan RUU Perpajakan dan Penguatan Perekonomian, Fraksi Partai NasDem meminta kepada pimpinan untuk dibacakan dalam kesempatan Rapat Paripurna kali ini. Sudah sampai sejauh mana progres dua RUU Omnibus Law tersebut.

Ketiga, dalam kesempatan yang baik ini, Fraksi Partai NasDem juga mendesak agar dilakukan relokasi anggaran dalam APBN yang ditujukan bagi penanganan Covid-19 di Tanah Air. Anggaran yang masuk dalam agenda pembangunan, Fraksi Partai NasDem mengusulkan agar direlokasi secara penuh untuk agenda mengatasi wabah Covid-19 beserta dampak-dampak yang akan ditimbulkannya.

Fraksi Partai NasDem memandang, relokasi anggaran tidak akan optimal jika hanya mengandalkan Inpres N0. 4 Tahun 2020. Butuh anggaran lebih besar jika kita ingin benar-benar serius untuk mengatasi wabah ini.

Belajar dari bangsa lain, “Amerika Serikat telah menggelontorkan dana 32 ribu triliun rupiah; Malayasia hampir seribu triliun; bahkan Singapura, negara yang tidak lebih besar dari Kota Jakarta, telah mengalokasikan tidak kurang dari 505 triliun rupiah, guna mengatasi wabah Covid-19 beserta dampak-dampaknya,” kata Ahmad Ali.

Oleh karena itu, “Fraksi Partai NasDem mengusulkan, kita setidaknya butuh 15 persen dari APBN untuk mengatasi wabah ini. Ini angka minimal jika kita ingin benar-benar serius mengatasi wabah ini. Untuk merealisasikan hal tersebut, Fraksi Partai NasDem meminta Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) untuk melakukan perubahan atas APBN 2020,” tegas Ahmad Ali.

Saat ini kita terus berkejaran dengan waktu. Korban terus berjatuhan. “Death rate kita 8,8%, tertinggi di Asia dan kedua di dunia. Keluh kesah para tenaga medis pun masih juga terdengar, meminta bantuan APD dan fasilitas kesehatan lainnya dari banyak di penjuru Tanah Air,” imbuhnya.

Ketua Fraksi Ahmad Ali juga menegaskan, inilah saatnya pimpinan DPR untuk mendesak Pemerintah melakukan langkah-langkah cepat, tegas, dan terukur dengan tingkat koordinasi yang lebih baik lagi, dalam kerja penanggulangan wabah Covid-19 ini.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi bangsa dan negara ini. Sekian dan terima kasih,” tutup Ahmad Ali. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan