oleh

RS Pratama Lamboya Belum Difungsikan, Direktur: Tunggu Perintah Atasan

-News-705 views

RADARNTT, Waikabubak – Rumah Sakit Pratama Lamboya yang bertempat di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang sudah selesai dibangun Desember 2019, namun sampai dengan saat ini September 2020 belum beroperasi.

Meskipun, pada Januari 2020 lalu, Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole telah melantik dr.Bintang Sihombing sebagai Direktur Rumah sakit Pratama Lamboya, Jhony Anton Bale Yare, A.Md. KG, sebagai Kasubag Perencanaan, Lodowik Tamo Ama, A.Md.Kep sebagai Kasubag Pelayanan Medik, dan Martinus Baula Nunu sebagai Kepala Tata Usaha pada RS. Pratama Lamboya.

Fasilitas RS Pratama Lamboya yang telah dibangun di antaranya, yaitu: Gedung Poli Umum, Apotik, UGD, Lab. Medis, Ruang bersalin, Poli Gigi, Ruang Disabilitas, Poli Penyakit Menular, Ruang Rawat Inap, Dapur dan Laundry, Ruang Genset, Tower Air, IPAL, Incenerator serta dua unit Mes Medis di atas areal seluas 1,2 hektar.

Menurut Direktur RS Pratama Lamboya, dr.Bintang Sihombing yang dihubungi media ini via WhatsApp Rabu, (16/9/2020) pagi, terkait kapan beroperasinya RS.Pratama Lamboya, pihaknya menunggu perintah atasan dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sumba Barat.

“Kami siap laksanakan perintah atasan,
Sampai saat ini belum ada anggaran dan tenaga, jadi kami ikuti mekanisme yang ada,” kata Sihombing

Bintang Sihombing juga menyampaikan atasan langsung Kepala Dinas Kesehatan sehingga penganggaran dan lainya harus seijin Dinas Kesehatan.

“Atasan langsung saya Kadis Kesehatan,
Rumah Sakit Hobakala di Lamboya adalah UPTD Dinkes, jadi penganggaran dan lain-lain atas seijin Dinas Kesehatan,” tandasnya.

“Seperti saya sudah jawab sebelumnya, bulum tersedia biaya operasional untuk Rumah Sakit Pratama, begitu juga pegawai dan lain-lain. Kita sementara berproses di APBD perubahan,” Imbuh Sihombing

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sumba Barat, dr.Bonar B Sinaga, kepada media ini di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2020), menerangkan bahwa RS Pratama Lamboya belum beroperasi sampai dengan saat ini, karena belum ada dana operasional dan ketenagaan masih diproses.

“Sedangkan untuk izin operasional rumah sakit Pratama Lamboya sudah ada, hanya dana operasional belum ada dan ketenagaan kami sudah ajukan ke Sekda untuk diproses,” kata Bonar.

Ia berjanji, paling lambat akhir tahun 2020 RS Pratama Lamboya akan beroperasi apabila sudah ada dana operasional dan ketenagaan. “Kami tetap berjuang agar RS Pratama Lamboya segera beroperasi,” tegasnya.

Sesuai pantauan media ini, RS Pratama Lamboya yang dibangun di atas lahan 1,2 hektar terlihat tidak terawat, dikelilingi semak belukar yang sangat tinggi menghiasi wajah gedung megah itu. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan