oleh

Spirit Pembentukan PT Kawasan Industri Bolok

-News-501 views

RADARNTT, Kupang – Perubahan pengelola kawasan industri Bolok dari status sebagai Badan Pengelola menjadi Perseroan Terbatas (PT), dapat dijelaskan bahwa Kawasan Industri Bolok merupakan sarana untuk mengembangkan industri yang berwawasan lingkungan serta memberikan kemudahan dan daya tarik bagi investor yang berdampak pada percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Demikian penjelasan Gubernur NTT dalam Rapat Paripurna DPRD NTT tentang Tanggapan Gubernur NTT terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD NTT atas Dua Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT KI Bolok dan penambahan Penyertaan Modal pada PT Jamkrida NTT, pada Rabu (10/6/2020).

Pengaturan terhadap pengelolaan Kawasan Industri Bolok sebelumnya dilakukan oleh Badan Pengelola Kawasan Industri Bolok yang dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 16 Tahun 1998 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengelola Kawasan Industri Bolok-Kupang dan Perubahannya. Dalam perjalanannya, Badan Pengelola KI Bolok dipandang memiliki keterbatasan baik dari segi kewenangan, personil maupun pembiayaan, sehingga tidak dapat melakukan berbagai ekspansi/terobosan yang diperlukan untuk menarik minat investor menanamkan modalnya atau merelokasi kegiatannya di kawasan ini.

Berdasarkan pertimbangan tersebut serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor 142 Tahun 2015 tentang Kawasan Industri yang menyatakan bahwa pembangunan kawasan industri dilakukan oleh Badan Usaha yang dapat berbentuk Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, Koperasi atau Perseroan Terbatas, maka telah didirikan PT. KI Bolok (Perseroda) dengan Peraturan Daerah provinsi NTT Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pendirian PT. KI Bolok (Perseroda), menggantikan Badan Pengelola KI Bolok.

Selanjutnya, “Pemerintah juga sependapat dengan Fraksi-Fraksi DPRD NTT bahwa usaha investasi harus memegang lima prinsip penting, yaitu legalitas, keamanan, likuiditas, keuntungan dan kesesuaian, sehingga saat ini dalam berinvestasi Pemerintah tetap melaksanakan lima prinsip tersebut”.

Pemerintah juga menjelaskan bahwa Akte Pendirian PT KI Bolok (Perseroda) dibuat oleh Notaris Serlina S. D. Darmawan, SH, M.Kn yang beralamat di Jalan Frans Seda Nomor 18 B-C, Kota Kupang NTT dengan Akte Notaris Nomor 25 Tanggal 27 Mei 2020, sedangkan pengesahan pendirian Badan Hukum PT. KI Bolok (Perseroda) oleh Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor AHU-0025205.AH.01.01 Tahun 2020 tanggal 28 Mei 2020. Di dalam akte pendirian tersebut dijelaskan pula Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Organ PT KI Bolok (Perseroda) terdiri dari Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Utama dan Komisaris sedangkan Dewan Direksi terdiri dari Direktur Utama dan Direktur Operasional.

Tentang jenis dan pola investasi oleh PT KI Bolok, dijelaskan bahwa jenis usaha PT KI Bolok (perseroda) yaitu sewa lahan sebagai core business dan pembangunan Bangunan pabrik Siap Pakai (BPSP) serta pembangunan Gudang dan lain_lain sebagai bisnis tambahan. Kedua jenis usaha tersebut menggunakan pola sewa dalam jangka waktu sampai dengan 25 (dua puluh lima) tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Pemerintah juga menegaskan kepastian atas kepemilikan lahan merupakan syarat penting bagi kenyamanan investasi di Kawasan Industri Bolok. Terkait dengan kepemilikan lahan_lahan di Kawasan Industri Bolok, dapat dijelaskan bahwa dari total luas 900 Hektare, telah dibebaskan dan menjadi milik pemerintah Daerah seluas 532,949T Hektare dan yang sisanya akan diproses lebih lanjut oleh PT KI Bolok (Perseroda).

Pemerintah sependapat dengan pandangan Fraksi-Fraksi dI DPRD NTT bahwa Pemerintah wajib memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi yang penguasaannya harus dikuasai secara administrasi maupun fisik. Berkaitan dengan ini dijelaskan bahwa mulai tahun 2016 pemerintah terus melakukan langkah-langkah pemantapan administrasi kepemilikan lahan di Kawasan Industri Bolok agar pengelolaan kegiatan di Kawasan Industri Bolok oleh PT KI Bolok (Perseroda) dapat berlangsung kondusif dan produktif. “Dalam upaya-upaya pemantapan administrasi kepemilikan ini, Pemerintah tetap menghormati dan menghargai kepemilikan warga baik secara komunal maupun individu sesuai hukum”. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan