oleh

Tambah 16 Kasus Baru Positif Covid-19, Kota Kupang 5 dan Flotim 11 

-News-1.552 views

RADARNTT, Kupang – Laporan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (3/10/2020) ada penambahan 16 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 berada di Kota Kupang 5 orang klaster transmisi lokal dan kabupaten Flores Timur (Flotim) 11 orang klaster pelaku perjalanan dari Bali.

Bertambah 16 orang positif hari ini maka kumulatif kasus menjadi 464 orang yang tersebar di 19 kabupaten/kota.

Ada penambahan pasien sembuh 21 orang, rincian di kabupaten Sikka 11 orang dan kabupaten Manggarai Barat 10 orang, total sembuh 306 orang. Sedangkan meninggal dunia 7 orang, pasien yang masih dirawat 151 orang.

Berikut rincian data per kabupaten/kota kondisi hari ini:

  1. Kota Kupang (92 kasus, sembuh 49, dirawat 39, meninggal 4)
  2. Timor Tengah Selatan (10 kasus, sembuh 4, dirawat 6)
  3. Rote Ndao (2 kasus, sembuh)
  4. Ende (106 kasus, sembuh 92, dirawat 14)
  5. Sikka (53 kasus, sembuh 39, dirawat 14)
  6. Flores Timur (26 kasus, sembuh 3, dirawat 23)
  7. Manggarai (27 kasus, sembuh 10, dirawat 16, meninggal 1)
  8. Nagekeo (11 kasus, sembuh 9, dirawat 2)
  9. Manggarai Barat (61 kasus, sembuh 55, dirawat 6)
  10. Sumba Timur (21 kasus, sembuh 18, dirawat 1, meninggal 2)
  11. Sumba Barat Daya (6 kasus, sembuh 5, dirawat 1)
  12. Sumba Barat (26 kasus, sembuh 6, dirawat 20)
  13. Timor Tengah Utara (2 kasus, sembuh 1, dirawat 1)
  14. Kabupaten Kupang (16 kasus, 11 sembuh, dirawat 5)
  15. Lembata (1 kasus, sembuh)
  16. Alor (1 kasus, dirawat)
  17. Malaka (1 kasus, sembuh)
  18. Sumba Tengah (1 kasus, dirawat)
  19. Manggarai Timur (1 kasus, dirawat)

Kepala Dinas Kesehatan provinsi NTT, dr.Messe Ataupah kembali menegaskan bahwa penularan masih terus terjadi melalui kasus impor oleh pelaku perjalanan maupun transmisi lokal, maka ia mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Penularan virus masih terjadi baik klaster pelaku perjalanan maupun transmisi lokal, sehingga masyarakat harus waspada dan patuhi protokol kesehatan,” tegas Messe Ataupah via seluler, Sabtu (3/10/2020) malam.

Penjabat sementara Bupati Malaka itu kembali menegaskan pentingnya Satgas Covid-19 di masing-masing daerah melakukan penelusuran riwayat kontak dan jejak perjalanan pasien untuk mengetahui tingkat penyebaran penularan dan segera melakukan pemeriksaan mendalam terhadap mereka yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

“Satgas Covid-19 di kabupaten/kota perlu meningkatkan penelusuran riwayat kontak pasien dan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap mereka yang punya riwayat kontak erat dengan pasien positif,” tegasnya. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan