oleh

Tim Polri Buru Harun Masiku

RADARNTT, Jakarta – Tim Polri terus memburu politisi PDI Perjuangan Harun Masiku yang menjadi DPO KPK, keberadaan Harun Masiku hingga saat ini masih belum diketahui, informasi yang beredar di publik menyatakan Harun Masiku telah berada di Indonesia.

Harun Masiku merupakan tersangka penyuap Wahyu Setiawan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar dapat duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menggantikan posisi Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Dalam mencari keberadaan Harun Masiku, pihak KPK dibantu oleh Polri terus mengumpulkan informasi dan melacak keberadaan Harun Masiku, sebelumnya Wahyu Setiawan diduga menerima suap dari Harun Masiku sejumlah Rp 600 juta dari permintaan Rp 900 juta, dari operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK, KPK menyita uang sebesar Rp 400 juta.

Terkait masalah tersebut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, “Polri masih membantu KPK dalam menemukan yang bersangkutan dan hingga saat ini Tim masih bekerja,” ucapnya Jumat, (24/1/2020) di Jakarta.

Polri bersama KPK hingga saat ini masih terus mencari Harun Masiku berada, “Polri tidak dapat menyampaikan secara detail terkait pencarian, dikarenakan jika yang bersangkutan mengetahuinya dikhawatirkan menghindar dari kejaran Polisi,” ujar Brigjen Pol Argo Yuwono.

Disisi lain Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan pada 23 januari 2020 bahwa pihaknya akan mencari Harun Masiku sampai tertangkap, “Kita cari sampai tertangkap,” sementara itu Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan pihaknya tidak bisa menyampaikan sejauh mana proses pencarian Harun Masiku, proses pencarian secara maksimal masih terus dilakukan KPK.

“(Proses pencarian) itu saya nggak tahu, kan penyidik yang punya pekerjaan mencari ke mana saja, yang pasti semua melibatkan kepada hukum, keluarkan DPO, kemudian cekal, ke mana mencari saya tidak tahu persis, kalau pun tahu saya tidak bisa menginformasikan. Ketika sudah terang benderang saja, kan itu harus menjadi target maksimalnya para penyidik ya,” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. (Humas Polri/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan