oleh

Warga Aimere Ditemukan Tak Bernyawa

-Daerah, News, Ngada-7.131 views

RADARNTT, Bajawa – Kapolisian sektor Aimere menerima laporan terkait penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tepatnya dikali Sewo, Kampung Wawa, Desa Keligejo, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 02/ 04/ 2020. Sekitar pukul 11.30 WITA.

Diketahui korban bernama Ebritus Wai ( 31 Tahun ). Dengan alamat Nunu, Dusun Eonga Wado, Desa Keligejo, Kecamatan Aimere

Kapolsek Aimere AKP Dahlan kepada media ini mengatakan bahwa kejadian pada 31 Maret 2020 ketika pukul 14.00 WITA, Korban Ebritus Wai bersama tiga orang saksi menuju ke kali untuk melakukan strum udang.

Sementara saksi diketahui Bonifasius Meo (25), Atanasius Nai (19), dan Hilarius Jawa (7). Ungkap Kapolsek.

Kronologi kejadian korban berangkat menuju kali dengan menggunakan sepeda motor yamaha vixon dengan plat Nomor EB 5526 D warna putih. Sedangkan tiga orang saksi jalan kaki.

Sekitar 30 menit para saksi sampai di padang tempat korban parkir sepeda motor . Kemudian korban bersama para saksi berjalan kaki dari padang menuju kali Sewo sekitar 1 jam lebih.

Setelah tiba di kali Sewo, Korban dengan menggunakan alat strum yang digantung di punggung belakang berjalan menyebrangi kali yang airnya mengalir.

Sedangkan saksi bertiga belumenyebrang kali karena aliran air cukup deras dan ketiga saksi tersebut masih kecil sehingga belum sanggub nyebrang.

Sekitar 20 menit kemudia para saksi sudah tidak melihat korban, karena terhalang pendangan karena kali berkelok.

Para saksi memutuskan tidak menyebrang kali dan menunggu korban yang lagi strum udang.

Karena sudah sangat sore maka para saksi memutuskan mencari kroban untuk diajak pulang karena sudah mulai gelap.

Saksi Bonifasius Meo mencari menelusuri sekitar bibir kali dan berteriak korban. Namun tidak ada jawaban dan saksi tidak menemukan korban.

Karena sudah gelap, ketiga saksi memutuskan pulang dengan pemikiran korban mungkin sudah lebih pulang.

Sampainya dipadang mereka melihat motor korban masih ada. Lalu mereka mencari korban sampai ke rumah.

Sampainya di rumah ketiga saksi bertanya ke istri korban tentang keberadaan korban. Lalu istrinya menjawab korban belum pulang ke rumah.

Malam itu juga sekitar pukul 20.00 WITA para saksi bersama keluarga dan masyarakat kampung mencari korban. Namun tidak menemukan korban.

Keluarga melanjutkan pencarian keesokan harinya tepat hari kamis, 02/04/2020. Hasilnya sekitar pukul 10.30 WITA korban ditemukan tidak bernyawa dan terapung di pinggir kali dekat kejadian hilangnnya korban.

Atas kejadian tersebut, Kepala Desa Keligejo melaporkan kejadian ke Polsek Aimere melalui via telpon.

Anggota Polsek Aimere yang dipimpin AKP Dahlan langsung terjun ke lokasi kejadian dan melalukan evakuasi korban.

Tambahnya, keluarga kroban menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan visum et repertum maupun Autopsi mayat dengan membuat surat penolakan. Korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk melakukan pemakaman. (FX/RN)

Komentar