oleh

Dukung Kinerja BLUD SPAM, Komisi III DPRD NTT Kunker di Bendungan Tilong dan WTP Tulun

-News-222 views

RADARNTT, Kupang – Mendukung sistem penyediaan dan pelayanan air minum bagi warga Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Komisi III DPRD Provinsi NTT melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum Nusa Tenggara Timur (BLUD SPAM NTT) di Lokasi Bendungan Tilong dan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air di Tulun, Kabupaten Kupang, Kamis, (10/6/2021).

Kepala BLUD SPAM NTT Erasmus Djogo, pada kesempatan itu mengatakan, Air Baku diambil dari Bendungan Tilong didorong menggunakan pompa ke WTP Tulun untuk diolah, setelah itu dipompa lagi untuk didistribusikan ke masyarakat kota Kupang melalui PDAM Kota Kupang.

“Kapasitas debit air baku untuk air bersih sebesar 150 liter per detik, namun yang dimanfaatkan oleh BLUD SPAM sampai dengan saat ini baru 75 liter per detik,” jelasnya.

Untuk Tempat Pengolahan di WTP Tulun, Erasmus Djogo menjelaskan, Pompa yang digunakan telah mencapai usia 21 tahun pemakaian sehingga tidak mampu beroperasi secara normal, maka ia mengusulkan perlu diganti dengan pompa yang baru.

“Pompa yang digunakan di pengolahan WTP Tulun telah mencapai usia ekonomis 21 tahun, sehingga tidak mampu beroperasi maksimal maka kami mengusulkan perlu diganti pompa baru,” tandas Erasmus Djogo.

Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Hugo Rehi Kalembu, mengusulkan kepada Kepala BLUD SPAM agar segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II) untuk memanfaatkan bendungan Tilong sebagai tempat wisata.

“Tempat ini bisa dijadikan sebagai Wisata Air, sehingga bisa menambah pemasukan Daerah. Jadi bukan hanya saja berfungsi sebagai tempat penyuplai Air Minum, namun juga bisa menjadi tempat wisata, bahkan tempat wisata pemancingan,” kata Hugo Kalembu.

Terkait pompa di WTP Tulun, Hugo Rehi Kalembu mengatakan, untuk penggantian pompa ini dibutuhkan anggaran yang besar.

“Tiga mesin yang digunakan sekarang sudah mencapai usia ekonomis atau sudah mencapai berusia 21 tahun sehingga tidak efisien  lagi digunakan. Sedangkan Untuk mengganti ketiga mesin tersebut dibutuhkan anggaran sebesar satu setengah miliar rupiah,” katanya.

Hugo Rehi Kalembu, yang juga Ketua Fraksi Partai GOLKAR DPRD Provinsi NTT mengatakan, akan mendukung BLUD SPAM dalam memenuhi kebutuhan Air Minum masyarakat Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

“Kami Komisi III DPRD Propinsi NTT, pada prinsipnya mendukung BLUD SPAM dalam mempersiapkan dan menjalankan sistem dalam pemenuhan air minum ke seluruh masyarakat, namun yang harus diperhatikan adalah kebutuhan BLUD SPAM sendiri, terlebih dahulu, seperti memperbaiki gedung BLUD SPAM, dan juga pemeliharaan Alat penyaringan air minum,” katanya.

Selain Ketua Komisi III DPRD NTT, Kunker diikuti pula beberapa anggota Komisi diantaranya Wakil Ketua Komisi, Viktor Mado Watun, Gabriel Manek, Ben lsidorus, dan Johannes Halut. Sedangkan dari pihak BLUD SPAM NTT yang turut hadir menerima kunjungan adalah Kepala BLUD SPAM NTT, Erasmus Jogo bersama beberapa pimpinan dan staf bidang perencanaan produksi dan distribusi.

Diketahui, Bendungan Tilong dan WTP Tulun adalah aset BWS NT II, maka penataan aset untuk optimalisasi pengolahan air baku untuk kebutuhan air minum masyarakat Kota Kupang dan Kabupaten Kupang perlu berkoordinasi dengan pihak BWS NT II. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan