oleh

Hari Down Syndrom Sedunia

-News-181 views

RADARNTT, Kupang – Setiap tanggal 21 Maret, warga dunia merayakan world down syndrome day. Hari ini didedikasikan untuk anak, saudara, saudari, sahabat yang direstui Tuhan sebagai down syndrome. Mereka seperti itu bukan karena pilihan mereka sendiri. Mereka adalah the noble work of God, sama seperti kita.

“Hampir belasan tahun kami bersama-sama dengan anak down syndrome. Namanya Winda Sumargo. Ia adalah adik bungsu dari istri saya yang memilih untuk tinggal bersama kami di Kupang. Menghadapi anak-anak down syndrome seperti ini memang butuh kesabaran ekstra, pengertian lebih dan pengorbanan besar,” demikian tulis  Isodorus Lilijawa di akun pribadinya.

Namun, lajutnya, kami menjalani itu dengan penuh sukacita. Kami yakin Winda tidak hadir begitu saja. Ada maksud Tuhan. Ada pesan Ilahi bagi kami dan semua orang. Menyelami pesan dan maksud itu adalah hari-hari perjuangan kami.

Ia menjelaskan, kondisi fisik mereka memang terbatas. Tetapi mereka adalah cermin untuk kita berkaca tentang keterbatasan-keterbatasan kita. Intuisi mereka jauh lebih kuat. Winda adalah penghibur bagi kami dan banyak orang. Tetapi kalau sedang ‘bad mood’ bikin repot semua orang. Banyak orang mengkalkulasi usia manusia berdasarkan pengalaman dan pengamatannya. Tetapi Tuhan jauh lebih berkuasa dari semua itu. Winda kini 28 tahun. Tanggal 6 April 2021 nanti akan berulang tahun ke-29. Kami tak menghitung-hitung hari hidupnya, karena tak sanggup menakar limpahan berkat Tuhan dan cinta sesama untuknya.

“Selamat hari down syndrome sedunia untuk Ji Winda dan semua orang yang memiliki berkat Tuhan sebagai down syndrome. Sehat selalu dan terus menjadi cermin bagi dunia,” ucap Isidorus.

Dilansir alodokter.com, dr. Tjin Willy menjelaskan Sindrom Down atau Down syndrome adalah kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya memiliki tingkat kecerdasan yang rendah, dan kelainan fisik yang khas. Sebagian penderita dapat mengalami kelainan yang ringan, tetapi sebagian lainnya dapat mengalami gangguan yang berat hingga menimbulkan penyakit jantung.

Down syndrome adalah salah satu penyakit akibat kelainan kromosom. Down syndrome merupakan kelainan genetik yang cukup sering terjadi. Data WHO memperkirakan 3000 hingga 5000 bayi terlahir dengan kondisi ini setiap tahunnya. Dengan penanganan yang tepat, penderita dapat hidup dengan sehat dan mampu menjalani aktivitas dengan mandiri, walaupun kelainan belum dapat disembuhkan.

Gejala Down Syndrome

Penderita Down syndrome memiliki kelainan fisik khas, yang kadang bisa dideteksi sebelum lahir, antara lain:

  • Ukuran kepala lebih
  • Bagian belakang kepala datar.
  • Sudut mata luar naik ke atas.
  • Bentuk telinga kecil atau tidak normal.
  • Lidah pecah-pecah

Penyebab Down Syndrome

Down syndrome terjadi ketika ada satu salinan ekstra dari kromosom nomor 21. Kromosom atau struktur pembentuk gen normalnya berpasangan, dan diturunkan dari masing-masing orang tua.

Ada beberapa faktor yang berisiko menimbulkan salinan ekstra pada kromosom 21, antara lain ibu sudah cukup berumur saat hamil atau memiliki penderita Down syndrome lain dalam keluarga.

Pengobatan Down Syndrome

Pengobatan untuk penderita Down syndrome dilakukan agar penderita bisa menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri. Pengobatan itu dapat berupa:

  • Fisioterapi.
  • Terapi bicara.
  • Terapi okupasi.
  • Terapi perilaku.

Down syndrome memang tidak bisa diobati. Namun dengan dukungan yang baik dari keluarga, serta rutin menjalani terapi dan pemeriksaan ke dokter, penderita Down syndrome dapat hidup mandiri dan terhindar dari komplikasi. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan