oleh

Isi Harlah ke-7, DPW Gerbang Tani NTT Dialog Petani bagi Bibit dan Pupuk

-News-241 views

RADARNTT, Kupang — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Nusa Tenggara Timur (NTT) merayakan hari lahirnya yang ke-7 dengan melakukan dialog kebangsaan bersama petani, membagikan bibit tanaman dan pupuk.

Kegiatan yang berlangsung Jumat, (24//9/2021) untuk mendengar langsung keluhan petani, DPW Gerbang Tani NTT juga membagikan pupuk dan bibit bagi petani di lokasi kegiatan.

Pada acara tersebut juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk peringatan dan perayaan hari lahirnya Gerbang Tani.

Ketua DPW Gerbang Tani NTT, Vincent Mone, mengungkapkan bahwa Gerbang adalah Organisasi Badan Otonom Partai Kebangkitan Bangsa yang didirikan 24
September 2014 silam. Kini berusia 7 tahun, lanjutnya, Gerbang Tani menjalankan visi dan misi partai di bidang agraria, pembangunan pertanian dan pedesaan serta lingkungan hidup.

“Gerbang Tani sebagai penguat, pemberdaya, pendukung, dan bagian
yang tidak terpisahkan dari perjuangan petani Indonesia. Juga sebagai organisasi yang mendorong lahirnya berbagai
kebijakan dan sistem agraria serta pembangunan pertanian dan
pedesaan yang berpihak kepada rakyat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Gerbang Tani juga akan mengambil peran sebagai organisasi yang melahirkan, merumuskan dan menyebarkan gagasan, ide, pengetahuan tentang sistem agraria dan pembangunan pertanian dan pedesaan yang berkeadilan.

“Dalam pidato kebangkitan tani Indonesia Gus Muhaimin sebagai Ketua Dewan Pembina Gerbang Tani Indonesia menekankan tentang “RESTRUKTURISASI EKONOMI INDONESIA BERBASIS PERTANIAN” dengan tema “Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia” Petani
adalah tuannya Negara dan kuasanya itu nyata,” jelasnya.

Tak lupa, Vincent juga meningatkan petani agar harus segera menata ulang keadaan saat ini dimana pertania menjadi alternatif dasar bagi dimulainya reseting dan restrukturisasi ekonomi.

Masalah yang mendasar pada petani NTT, jelas Vincent, saat ini adalah ketersediaan air, banyak lahan pertanian di NTT yang tidak produktif karena ketersediaan air terbatas. Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTT saat ini terus berpacu dalam program infrastruktur yang berbasis pertanian dan hal ini perlu didukung.

“Kami sebagai organisasi yang bergerak pada pertanian dan perikanan tentu sangat mendukung bahkan kami siap berkolaborasi jika diperlukan,” ujarnya.

Saat ini Gerbang Tani NTT, ungkapnya, sudah melakukan gerakan-gerakan kecil. Seperti di kabupaten ngada, jelasnya, Gerbang Tani melakukan kerja sama dengan PT. Artha Darma Jakarta dalam bidang teknologi budidaya Jahe, Kunyit dan lengkuas.

“Sejak hadir di NTT januari 2021 lalu, kami sudah cukup banyak membantu masyarakat dengan pembagian bibit holtikultura serta membantu para saudara-saudara kita yang terdampak badai Seroja dan Pandemi Covid. Kegiatan-kegiatan sosial terus kami lakukan, seperti kemarin dalam roadshow memaknai Harlah Gerbang Tani ke 7 dengan berbagi kasih kepada anak panti asuhan, Saya juga
mengajak para sahabat sekalian untuk peka terhadap kejadian bagi para kaum marjinal,” jelasnya.

Untuk diketahui, 24 September sebagai hari lahir Gerbang Tani juga bertepatan dengan Hari Tani Nasional dan juga bertepatan dengan Hari Lahir Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang lebih dikenal masyarakat dengan nama Gus Muhaimin. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan