oleh

Menggali Nilai NKRI dari Tanah Kawuta

-News-341 views

RADARNTT, Larantuka – Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, terus dilakukan oleh Kader NasDem di pelosok daerah. Kali ini pelaksanaannya di sebuah pulau kecil di Flores Timur, NTT. Desa Kawuta. Kawuta adalah desa yang selama ini belum tersosialisasikan materi empat pilar ini. Kegiatan ini mengangkat tema “Menggali Nilai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) Dari Tanah Kawuta.”

Tema ini penting sebagai penegasan bahwa betapapun jauh dan terpencilnya daerah harus punya nilai kesatuan dalam bingkai keindonesiaan. Adapun tamu undangan yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini adalah Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Bupati Flores Timur, Ketua DPD NasDem dan Kader NasDem se-Flores Timur, Kepala Dinas di lingkup Flores Timur, Para Camat se-Flores Timur dan Masyarakat Umum.

Sebagai pembuka acara melalui zoom, Anggota Badan Sosialisasi Empat Pilar Syarief Abdullah Alkadrie menyampaikan bahwa pentingnya menjaga marwah bangsa dengan terus meneguhkan NKRI dalam sendi kehidupan. Sebagai sekretaris Fraksi NasDem MPR RI, Syarief juga menyampaikan bahwa setiap kita harus punya rasa kepedulian yang tinggi atas keutuhan Bangsa ini.

Dalam kesempatan ini juga melalui zoom, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat menyampaikan bahwa penting peran perempuan dalam melakukan gerakan perubahan. Sebagai Anggota DPR RI Komisi IV, beliau menegaskan bahwa Desa Kawuta secara khusus dan NTT pada umumnya untuk terus bergerak maju dengan memanfaatkan peluang peningkatan taraf hidup.

“Kekuatan perekonomian melalui UMKM harus terus digerakkan. Dari hulu hibgga hilir, semua bergerak maju dan bergandengan tangan untuk membesarkan serta menguatkan ekonomi masyarakat,” tegas Julie.

Kegiatan sosialisasi ini secara langsung dihadiri oleh Bapak Sulaeman L. Hamzah yang juga sebagai Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi NasDem. Beliau menyampaikan pokok pikiran kebangsaan dalam potret NTT Maju.

Pak Sulaeman menegaskan bahwa, apa yang sedang dan akan dilakukan oleh MPR RI dalam mensosialisasikan empat pilar ini adalah bagian penting menjaga dan merawat bangsa ini.

“Setiap kita dalam berbangsa dan bernegara harus terus berbuat dan bertindak sesuai dengan apa yang telah diletakkan oleh pendahulu bangsa ini. Apa yang kita lakukan hari ini adalah warisan yang kita titipkan kepada generasi kita kelak,” tegas Anggota DPR asal Dapil Papua.

Secara khusus kegiatan sosialisasi ini diisi dengan orasi kepemudaan oleh Muhammad Husen Db sebagai tokoh muda Flores Timur. Dalam orasinya Debe sapaan akrabnya, meneguhkan tentang peran pemuda dalam menghadapi gelombang perubahan. Pemuda sebagai leading sektor pergerakan harus mengambil peluang secara serius dan berkelanjutan untuk membantu percepatan peningkatan kualitas anak muda Flores Timur di mata global.

Pergerakan yang dimakdud Kak Debe adalah Pemuda harus bisa memainkan peran sebagai agen perubahan dan memainkan peran penting untuk ikut sebagai aktor perubahan itu. Kesadaran akan kondisi Flores Timur yang harus butuh cara yang lebih sistimatis untik mengejar ketertinggalan dari banyak sektor atas daerah lain.

“Kesadaran itu kemudian harus disikapi sebagai deteksi dini persoalan yang dihadapi Flores Timur. Semakin banyak anak muda sadar akan peran penting yang harus di optimalkan, semakin baik dan semakin cepat perubahan perbaikan Flores Timur kearah yang lebih baik dan lebih Produktif,” ungkap Debe.

“Semua esensi acara ini menggambarkan bahwa dengan sosialisasi empat pilar MPR RI memberikan dampak positif kepada masyarakat Desa Kawuta dan NTT secara keseluruhan. Semoga nilai baik tentang NKRI yang didiskusikan di Desa Kawuta bisa menambah khazanah kebaikan bagi bangsa tercinta ini, Indonesia,” pungkasnya. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan