oleh

OJK NTT Beri Vaksinasi Bagi 1800 Insan Pekerja Lembaga Jasa Keuangan

-News-226 views

RADARNTT, Kupang – Dalam upaya membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan pemberian vaksinasi kepada insan pekerja lembaga jasa keuangan, Jumat, (16/7/2021) di Jurusan Keperawatan Poltekes Kupang.

Vaksinasi yang dilaksanakan OJK NTT ini merupakan bagian dari program nasional yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden pada bulan juni yang lalu, dengan target vaksinasi bagi sektor jasa keuangan adalah sebanyak 10 juta penerima sampai dengan akhir tahun 2021 ini.

“Target utama vaksinasi ini adalah membantu program pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal, harapannya dengan adanya kekebalan itu, aktifitas dan mobilitas masyarakat bisa normal kembali sehingga diharapkan ekonomi kita bisa pulih kembali,” ujar Kepala OJK NTT, Robert HP. Sianipar.

OJK NTT sendiri, jelasnya, diberikan diberikan kuota vaksinasi bagi insan yang bekerja di lembaga jasa keuangan dan keluarganya sebanyak 1800, dengan rinciannya untuk Kota Kupang sebanyak 500 penerima dan 1300 lainnya diberikan kepada insan lembaga jasa keuangan di kabupaten se-NTT.

“Kami telah menghimbau semua pimpinan lembaga jasa keuangan untuk mendorong pegawai dan keluarganya yang tinggal bersama agar mengikuti vaksinasi ini,” ungkapnya.

Target pemerintah, lanjut Robert, sekiranya pada bulan November 2021 ini, kekebalan kelompok harus tercapai agar aktifitas dan mobilitas bisa kembali meningkat.

“Kalau sudah ada peningkatan aktifitas dan mobilitas maka konsumsi akan naik, dan dampak utamanya adalah peningkatan ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Poltekes Kupang, Dr. R.H. Kristina, S.KM,. M.Kes,. mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh OJK NTT untuk melaksanakan pemberian vaksinasi ini. Dengan target vaksinasi sebanyak 500, Dirinya merasa optimis bisa memberikan vaksin sebanyak 250 per hari dengan kekuatan 48 tenaga vaksinator yang dimiliki oleh Poltekes Kupang.

“Kami dari Poltekes Kupang memberikan apresiasi kepada OJK NTT yang dengan kesadaran sendiri meminta divaksin dan berterima kasih juga karena sudah memberi kepercayaan kepada tenaga kesehatan Poltekes Kupang sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian Kesehatan untuk pemberian vaksinasi,” ungkapnya.

Pada tempat yang sama, Ketua Forum Komunitas Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan bahwa lembaga jasa keuangan sebagai salah satu sektor esensial yang diberikan tanggung jawab dalam mengawal proses pergerakan ekonomi dan pembangunan.

Sehingga, lanjutnya, di tengah situasi yang sulit, insan pekerja dalam FKLJK harus mendapatkan vaksin agar dapat memberikan peningkatan imun dan perlindungan bagi mereka agar target pemenuhan ekonomi dapat tercapai.

“Kami dari FKLJK mengapresiasi OJK yang secara nasional telah membantu memberikan vaksinasi ini, dan beberapa anggota FKLJK juga ada yang terus melakukan vaksinasi secara mandiri,” ungkapnya.

FKLJK Provinsi NTT keanggotaannya terdiri dari 84 kelembagaan. Yang terdiri dari perbankan, finance, koperasi, bpjs, bursa efek dan beberapa lembaga jasa keuangan lainnya yang kesehariannya dalam situasi PPKM ini, terus melakukan pelayanan kerja. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan