oleh

Pancaran Mart Akan Buka Unit Penjualan di Kembur

RADARNTT, Borong – Pusat perbelanjaan Pancaran Mart dalam waktu dekat akan membuka unit penjualan baru di Kembur Kelurahan Satar Peot, kecamatan Borong kabupaten Manggarai Timur. Investasi tersebut bakal menjadi pusat pertumbuhan baru ekonomi di daerah itu.

Berbagai potensi yang dimiliki kabupaten Manggarai Timur terus menarik perhatian calon investor yang ingin berinvestasi di kabupaten yang dipimpin Bupati Agas Andreas itu.

Tak hanya investasi di sektor pertanian, pariwisata, pertambangan, tetapi perdagangan juga tak kalah menarik perhatian calon pengusaha.

Melihat potensi yang cukup besar, Owner Pancaran Mart, Bernadus Efrit belum lama ini kepada media ini mengatakan bahwa peluang usaha di kabupaten Manggarai Timur itu cukup besar. Semakin besar peluang, kata pengusaha muda yang kerap disapa Efrid itu, semakin besar pula persaingan.

“Di era pasar bebas, kita berinvestasi dan membuka usaha itu yang penting sesuai prosedur hukum tentang legal tandingnya. Soal persaingan, yang jelas itu harus bisa dengan cerdas mengantisipasi persaingan ketat. Coba lihat di kota kota besar, banyak tempat usaha berdempetan. Tetapi untuk menarik perhatian pelanggan, kita harus bersaing secara sehat,” kata Efrid kepada media ini, Selasa (22/6/2021).

Dikatakannya, selain di Wae Reca Borong, Pancaran Mart juga akan hadir di Kembur, Kelurahan Satar Peot. Dengan demikian, kata Efrid, Pancaran Mart juga akan membantu menekan dan memperkecil angka pengangguran di kabupaten Manggarai Timur, khususnya di Satar Peot.

“Saya banyangkan kalau usaha usaha dari pengusaha swasta tidak ada, maka tidak akan ada penyerapan tenaga kerja. Di Pancaran Mart Kembur nantinya akan berpotensi menyerap sebanyak 15 sampai 20 tenaga kerja dengan kisaran Gaji 1,4 juta rupiah hingga 2.6 juta rupiah,” tutur Efrid.

Ia mengaku, untuk saat ini, pusat perbelanjaan Pancaran Mart telah mempekerjakan kurang lebih 100 tenaga kerja, dengan gaji standar upah minimum daerah.

Terkait usaha yang akan dikembangkannya, kata dia, intinya memiliki ijin yang sesuai dengan prosedur yang direkomendasi Pemerintah.

Selain penyerapan tenaga Kerja, kata Efrid, Pancaran Mart juga akan menerima hasil kreatif kelompok UKM yang dibina oleh Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Manggarai Timur sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok-kelompok UKM masyarakat.

Sementara itu, secara terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Manggarai Timur, Alfridus Jahang, saat ditemui di ruangan kerjanya pada Selasa 22 Juni lalu mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada para investor yang membuka usaha di kabupaten Manggarai Timur.

“Saya sangat senang mendengar para pengusaha yang tertarik membuka usaha di Kabupaten Manggarai Timur. Dengan jelas akan menyerap tenaga kerja dari Manggarai Timur itu sendiri. Sehingga angka pengangguran akan menurun,” tutur Jahang.

Jahang mengatakan bahwa terkait penyerapan tenaga kerja, hendaknya pihak pencari kerja dan yang membutuhkan pekerja harus membuat perjanjian kontrak kerja. Dengan demikian, kata Jahang, antara kedua belah pihak aman.

Selain kontrak kerja, pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja juga harus mendaftarkan para pekerja di BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka juga akan dijamin keselamatan kerjanya.

“Mereka harus mendaftarkan diri di BPJS ketenagakerjaan, itu sudah ada di Labuhan Bajo. Atau silakan melaporkan ke kantor Disnakertrans agar kami bisa rekomendasikan ke kantor BPJS ketenagakerjaan,” pintahnya.

Ia berharap agar para pengusaha bisa menjamin kesejahteraan sosial para pekerja.

Menambah hal yang disampaikan oleh kepala Dinas Nakertrans, Kepala Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kupatan Manggarai Timur, Aleksius Rahman mengatakan bahwa investor masuk dan berinvestasi di Manggarai Timur itu Penting.

Hal tersebut dikatakannya kepada media ini saat ditemui di ruangan kerjanya Jumat, (25/6/2021).

Rahman mengatakan bahwa pentingnya investasi masuk di Manggarai Timur memiliki tiga manfaat utama. Diantaranya yakni: Pertama, mengurangi pengangguran. Hal ini terjadi karena adanya investasi akan membuka lapangan kerja baru dan pada akhirnya lapangan kerja baru akan membutuhkan tenaga kerja baru. Sehingga angka pengangguran akan turun.

“Kedua, memajukan daerah dalam jangka panjang. Investasi memiliki peran penting dalam memajukan perekonomian suatu daerah termasuk daerah kabupaten Manggarai Timur. Adanya investasi akan menyebabkan adanya multiplier effect bagi berbagai sektor ekonomi lainnya,” tutur Rahman.

Ketiga, meningkatan pendapatan per kapita. Investasi berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia karena investasi adalah salah satu komponen dari pendapatan Nasional yang dikenal dengan produk domestik bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) memiliki korelasi positif dengan Investasi. Jika Investasi naik, maka pendapatan Nasional juga naik. Juga sebaliknya, jika Investasi turun, maka pendapatan Nasional juga turun.

“PDB dihitung melalui empat komponen utama, yaitu Konsumsi (C), Investasi (I), belanja pemerintah (G), total bersih Ekspor(X) dikurangi dengan Impor (M),” terangnya.

Terkait angka target maksimal RPJMD tahun 2021, kata Rahman, sesuai dengan Renstra Perubahan DPMPTSP tahun anggaran 2019 sampai 2024 adalah lima persen.

Terkait investor yang telah menyerap tenaga kerja, selaku Kepala Dinas PMPTSP ia sangat berterimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada pelaku usaha yang telah menyerap tenaga kerja lokal.

“Mereka memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan kabupaten Manggarai Timur dengan membuka lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja lokal,” tutur Rahman.

Kata Rahman, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur berharap agar para investor berbondong-bondong datang berinvestasi di kabupaten Manggarai Timur. Untuk melakukan investasi Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas PMPTSP telah melakukan kajian potensi unggulan dan kajian peluang investasi di kabupaten Manggarai Timur.

“Kajian yang sudah dilakukan kajian di sektor pertanian dan perkebunan diantaranya kakao, pisang, tebuh, kemiri, cengkeh, pinang, vanili dan kelapa,” tutup Rahman. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan