oleh

Polri Respon Insiden Pengacara Rizieq Shihab Tak Bisa Masuk ke Ruang Sidang

-News-1.485 views

RADARNTT, Jakarta – Polri merespons keluhan dari tim pengacara mantan pimpinan FPI, Rizieq Shihab yang tak diizinkan masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada sidang pembacaan dakwaan, Jumat (19/3/2021).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan bahwa pengadilan sudah memiliki mekanismenya sendiri ihwal pihak-pihak yang dapat masuk.

“Itu sudah ada aturannya yang mengatur bagaimana di pengadilan siapa yang hadir, manajemen itu hakim sendiri yang mengatur semua,” kata Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Menurut Karo Penmas, polisi hanya mengamankan jalannya persidangan agar berjalan dengan aman dan lancar. Hanya saja, mekanisme terkait jalannya persidangan itu sendiri sudah diatur oleh Hakim dan Jaksa.

“Kalau enggak boleh masuk segala macam itu bukan Polri yang punya aturan. Tentunya dari pengadilan sendiri yang membuat tata tertib persidangan itu,” ucapnya.

Termasuk, kata dia, Polri tak memiliki wewenang untuk mencampuri jalannya persidangan.

“Manajemen persidangan itu, ada hakim ada jaksa, kalau Polri hanya mengamankan bagaimana sidang bisa berjalan aman dan lancar,” tambahnya.

Dilansir kompas.com, Kuasa Hukum terdakwa Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah menyebut sidang dengan agenda pembacaan dakwaan kepada kliennya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (19/3/2021), tak dihadiri oleh tim pengacara.

Tim pengacara Rizieq menolak untuk mengikuti jalannya sidang karena hanya sebagian pengacara saja yang diizinkan masuk.

Sementara belasan pengacara lainnya tertahan di luar gerbang pagar PN Jakarta Pusat.

Akhirnya, Rizieq menjalani sidang tanpa didampingi kuasa hukum.

“Jadi kosong, hanya ada jaksa dan hakim. Kosong di dalam ruang sidang. Jadi di dalam itu hanya sidang antara hakim dan jaksa,” kata Alamsyah saat ditemui di PN Jakarta Timur, Jumat.

Alamsyah mengatakan, ia dan dua pengacara lainnya, yakni Munarman dan Kurnia memang diperbolehkan masuk ke ruang sidang dan mengikuti jalannya persidangan.

Namun, mereka mempertanyakan langkah polisi yang melarang belasan pengacara lainnya untuk masuk.

Mereka lalu meminta PN Jaktim membuat surat pernyataan tertulis yang menjelaskan soal larangan pengacara untuk memasuki gedung pengadilan. (Polri/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan