oleh

Relawan Jokowi Minta Sekjen DPR Berhenti Rangkap Jabatan

RADARNTT, Jakarta – Mantan Ketua Pro Jokowi Flobamora-Surabaya (Projofs), Fridrik Makanlehi meminta Erik Thohir dan Pimpinan DPR RI memberhentikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Indra Iskandar yang ditunjuk menjadi Komisaris di PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).

Menurutnya, Menteri BUMN dan DPR harus menyikapi dan bila perlu memberhentikan Sekjen Indra Iskandar dari jabannya tersebut karena kalau merangkap jabatan dikhawatirkan akan terjadi konflik kepentingan.

“Saya selaku mantan relawan Pro Jokowi Flobamora–Surabaya (Projofs) meminta Menteri BUMN, Bapak Erik Thohir dan Pimpinan DPR RI segera memberhentikan Bapak Indra Iskandar dari Sekjen DPP RI,” ujar Fritz, sapaannya di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Aktivis melenial itu menilai, diangkatnya Sekjen DPR RI menjadi Komisaris membuktikan bahwa Indonesia sedang krisis dan miskin kepemimpinan. Selain itu, akan menimbulkan konflik kepentingan.

“Pak Erik dan Ibu Pimpinan DPR RI, Apakah negeri ini tidak ada pemimpin/kader lain yang mumpuni? ada banyak pemimpin dari Aceh sampai Merauke dan dari Miangas sampai Rote direkrut loh! Bapak angkat Sekjen DPR RI jadi Komisaris membuktikan bahwa Indonesia sedang krisis atau miskin kemimpinan,” kata alumnus S2 Transportasi UGM.

Lanjut Dia menegaskan, “Emang, pemimpin di negeri ini sudah tidak ada lagi ya! Emang negeri ini hanya ada Pak Iskandar ya. Kan masih banyak relawan lain yang bisa menjadi komisaris di BUMN atau Direksi,” tanya Fritz

Kemudian, Ia melanjutkan, tugas dan tanggung jawab di kesekjenan DPR saja cukup banyak. Sudah tentu membutuhkan konsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tersebut.

“Pada hal, tugas dan fungsi Sekjen DPR RI cukup banyak. Sehingga menurutku, Bapak Iskandar sebaiknya konsentrasi atau fokus selesai saja disitu. Kalau sudah rangkap jabatan Komisaris begini, dikhawatirkan akan terjadi konflik kepentingan dan kerjanya gak beres atau gak optimal,” jelas Fritz.

Di sisi lain, ia menambahkan, Erik Thohir gagal dalam memberdayakan SDM rakyat Indonesia. Erik Thohir gagal dalam merekrut para relawan yang sudah berdarah-darah di Pemilu 2019.

“Intinya, Bapak Erik Thohir gagal merekrut dan bahkan telah mengecewakan para relawan yang sudah berdarah-darah mengantarkan Bapak Jokowi jadi presiden,” tegas putra asal Alor-NTT.

“Bukan hanya Pak Iskandar saja yang rangkap jabatan komisaris, ada juga Mantan Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mendapatkan empat jabatan dibarisan komisaris. Ini juga perlu diberhentikan dan menggantikan figur dari relawan yang telah berdarah-darah dalam memperjuangkan atau mengantarkan Bapk. Jokowi jadi presiden,” usul Dia.

Ia meminta, selain Sekjen DPR yang diusulkan untuk diberhentikan dari komisaris, Erik Thohir juga, harus diberhentikan dari jabatan Menteri BUMN.

“Saya menyarankan, selain Sekjen DPR yang harus diberhentikan dari Komisaris. Bila perlu, Pak Erik juga diberhentikan dari jabatan Menteri BUMN,” tuturnya.

Rangkap jabatan Sekjen DPR, Indra Iskandar, sebagai komisaris BUMN mendapat sorotan. Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR, Herman Khaeron, meminta Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Indra Iskandar.

Hal itu merupakan aspirasinya sebagai Komisi VI yang bermitra dengan Kementerian BUMN. Herman menuliskan pendapat itu melalui akun Twitter-nya @akang_hero yang diunggah pada Kamis (22/7/2021) lalu. Dilansir solopos.com.

Dalam cuitan itu Herman juga meminta agar Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro, juga dihentikan sebagai wakil komisaris BUMN. Untuk diketahui, Ari Kuncoro sudah tidak lagi menjabat Wakil Komut BRI.

“Sebagai anggota Komisi VI DPR RI saya meminta menteri BUMN @erickthohir untuk memperhatikan aspirasi masyarakat, dengan memberhentikan sdr. Ari Kuncoro (Rektor UI) dan sdr. Indra Iskandar (Sekjen DPR RI) dari jabatan Komisaris BUMN. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih,” tulis Herman.

Diketahui, Ari Kuncoro kini telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris BRI. BRI telah mengumumkan pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai Komisaris BRI, Kamis (22/7/2021) ini. Dengan menerima pengunduran diri Ari, BRI menegaskan komitmennya untuk menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik.

Sedangkan Sekjen DPR, Indra Iskandar, diketahui ditunjuk menjadi Komisaris PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). PT BKI merupakan salah satu perusahaan di bawah Kementerian BUMN. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan