oleh

Sarah Beatrice Alomau Disebutkan Dalam Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182, Masih Hidup!

-News-5.539 views

RADARNTT, Jakarta – Sarah Beatrice Alomau yang disebutkan dalam manifest Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang alami kecelakaan kemarin Sabtu, (09/01/2021), ternyata masih hidup dan menurut pengakuaan yang bersangkutan, KTP miliknya digunakan oleh teman kerjanya tanpa seizinnya.

Demikian hal ini disampaikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Flobamora (NTT) Jabodetabek, yang juga Alumni Penerbangan Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Jogjakarta Fridrik Makanlehi.

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, dikabarkan hilang kontak. Pesawat ini lepas landas dari rute Bandara Soekarno-Hatta ke Pontianak, hilang kontak di pulau Laki dan pulau Lancang Kepulauan Seribu.

Menurut informasi, pesawat ini membawa 56 orang dimana 46 orang dewasa, 7 anak kecil dan 3 bayi, termasuk didalamnya adalah 2 orang pilot dan 4 awak kabin pesawat.

Nama Sarah Beatrice Alomau asal Alor, Nusa Tenggara Timur disebutkan dalam kecelakaan tersebut. Rekan-rekan, keluarga dan sahabat Sarah angkat bicara bahwa Sarah masih hidup.

Melalui seluler, Fridrik Makanlehi telah menghubungi Sarah Beatrice Alomau dan memastikan kebenarannya.

“Hari ini saya baru telepon nona Sarah Alomau, dia katakan bahwa nona Lauren teman kerjanya menggunakan KTP miliknya tanpa izinnya,” jelas Fridrik Makanlehi, Minggu (10/01/2021).

“Sekali lagi, Saya tegaskan bahwa adik Sarah Beatrice Alomau yang disebutkan dalam kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182, ternyata Sarah masih hidup. KTP miliknya digunakan oleh kawan kerjanya. Saya sudah komunikasi secara langsung dengannya,” lanjut Fridrik Makanlehi.

Sarah juga telah mengklarifikasi ke awak media dan Bandara Soekarno-Hatta. Sarah menjelaskan, KTP miliknya digunakan oleh rekan kerjanya tanpa sepengetahuannya.

“KTP saya juga ngak tahu tiba-tiba nama saya keluar di tivi waktu saya berangkat kerja yang dia ambil entah itu dia foto KTP saya atau sken saya juga ngak tahu,” kata Sarah yang kesehariannya bekerja swasta di Jakarta ke awak media, Minggu (10/01/2021) via seluler. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan