oleh

Upacara 17 Agustus Laboratorium Biokesmas di Gedung Setengah Jadi NTT Fair

-News-351 views

RADARNTT, Kupang  – Tim laboran dari Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat (Biokesmas) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beserta warga melakukan upacara bendera di Lokasi Bangunan Setengah Jadi NTT Fair untuk merayakan HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021.

Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT yang menggunakan ruang di Klinik Pratama Undana (kini menjadi RSU Undana) sejak diresmikan tanggal 16 Oktober 2020 oleh Menteri Kesehatan, dr.Terawan, dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, selanjutnya akan dipindahkan ke Gedung NTT Fair. Gedung NTT Fair adalah gedung mangkrak yang tersendat pembangunannya akibat kasus korupsi, namun akan diberdayakan dan menjadi kekuatan baru di NTT dalam riset inovasi untuk warga.

Demikian keterangan Kepala Laboratorium Biokesmas Provinsi NTT, Fainmarinat S Inabuy PhD, dalam keterangannya usai upacara bendera 17 Agustus.

Fima demikian panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa diperkirakan proses pembangunan laboratorium akan memakan waktu 6 minggu hingga dua bulan. Desain maupun perhitungan anggaran pemindahan Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT sudah dipaparkan kepada Gubernur NTT dan selanjutnya akan dibahas dalam rapat teknis.

“Di gedung NTT Fair ini lah koordinasi pentahelix, yang melibatkan warga dalam menghadapi pandemi akan terus dikerjakan. Kami dari Tim Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT akan terus fokus untuk melayani warga untuk mendapatkan tes PCR gratis, dalam kerangka pengawasan, dan menjadi elemen pencegahan dalam proses surveillance. Kami berharap dengan cara ini tingkat kematian bisa berkurang, dan kegiatan ekonomi warga bisa segera pulih,” jelas Fima Inabuy.

Lanjutnya, selama proses pembangunan gedung baru, Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT akan tetap beroperasi di bagian belakang RSU Undana. “Kami pastikan layanan warga untuk tidak terganggu,” ujar Fima Inabuy PhD yang mendisain laboratorium ini sejak awal.

Sejak awal pendirian Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT, yang diperkenalkan oleh Forum Academia NTT lewat presentasi Fima Inabuy pada tanggal tanggal 1 Mei 2020 merupakan wujud keterlibatan masyarakat dalam hal partisipasi kerja, sumbangan dana, maupun pemikiran.

“Hal ini akan diteruskan dalam pembangunan gedung permanen Lab Biokesmas Provinsi NTT di Gedung NTT Fair, ini bukti nyata partisipasi warga dalam menghadapi pandemi Covid-19 sekaligus wujud gotong royong,” tandasnya.

Upacara bendera memperingati hari kemerdekaan RI yang ke-76, kata Fima, untuk memperingati jasa para pendiri republik.

“Dalam mengheningkan cipta secara khusus kami mendoakan para dokter, tenaga kesehatan, tim penggali kuburan, serta relawan yang telah berpulang selama masa pandemi, secara khusus kami berdoa agar hak dasar warga untuk mengakses layanan dasar di masa pandemi, seperti tes gratis PCR tetap dipertahankan dan direplikasi di berbagai wilayah di Indonesia,” pungkas Pakar Biomolekuler jebolan Washington State University yang juga merupakan anggota Forum Academia NTT, jaringan akademisi, intelektual, jurnalis, aktivis LSM, dan tokoh agama yang muncul sejak tahun 2000-an di NTT. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan