oleh

7 Rumah Warga NTT di Jakarta Ludes Terbakar, Oknum Pelaku Kabur

-News-5.447 views
Spread the love

RADARNTT, Jakarta – Tujuh rumah warga Nusa Tenggara Timur (NTT) di depan Kokas, Jalan Casablanca 1 Jakarta Selatan ludes dilahap si jago merah Senin, (3/12/2021), sekitar pukul 03.00 WIB. Diduga dibakar tiga oknum yang masih kabur.

“Kebakaran terjadi pada pukul 03.00 dini hari,” ujar korban kebakaran, Thomas kepada awak media pada Senin petang (3/12/2021).

Ia mengungkapkan, ada tujuh rumah ludes dilahab si jago merah tanpa menyisakan satu pun isinya.

“Tujuh rumah hangus dilahap si jago merah,” tambah dia.

Ia mengatakan, sebanyak 40 orang menjadi korban dari kebakaran tersebut yang  mengalami kerugian materil.

40 orang tersebut terdiri dari anak-anak dan orang dewasa yang berasal dari masyarakat NTT.

“Kami disini, ada 40 orang yang merasakan dampak kebakaran. Kami semua dari NTT,” sebutnya.

Menurutnya, ada sabotasi di mana pelemparan sebuah api ke rumah warga tersebut.

“Dia melemparkan api ke rumah kami. Totalnya ada tiga orang,” katanya.

Ia mengatakan, ada tiga orang tak dikenal melemparkan api tersebut ke pemukiman (rumah) warga tersebut.

Thomas menceritakan sedikit kronologi kejadian, mulanya terlihat ada dua orang dari kolong, menuju ke rumah (target yang akan dibakar), satu orang mematikan meteran listrik, yang satunya melemparkan api ke rumah warga.

Dan satunya memantau dari atas jembatan (Fly over) Kokas. Setelah dilemparkan api ke rumah warga, labjutnya, ketiga orang tersebut melarikan diri.

Thomas mengatakan, hanya pakaian di badan tidak ada satu pun barang yang bisa diselamatkan.

“Kami selamatkan diri dan hanya pakaian di badan. Selain itu, semuanya hanyut terbakar,” katanya.

“Kami berharap, pihak keamanan segera menangkap pelaku-pelaku yang membakar tempat tinggal kami,” tambahnya.

Terkait ketiga oknum, kata Thomas, sampai saat ini, identitas ketiga oknum tersebut belum diketahui atau belum ditemukan oleh pihak yang berwajib.

Awak media masih berupaya menghubungi pihak kepolisian setempat. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan