oleh

Anggota Baru PMKRI Kota Jajakan Soe Resmi Dilantik

-News-327 Dilihat

RADARNTT, Soe – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) terus mengembangkan sayapnya di seantero persada nusantara termasuk kota dingin Soe kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang dimaterai secara resmi melantik Anggota Baru PMKRI Kota Jajakan Soe pada Minggu, 22 Mei 2022 oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Cabang Kupang Santo Fransiskus Xaverius sebagai Cabang Pendamping.

Ketua Panitia Pelantikan, Remis Talelu mengatakan kegiatan pelantikan ini sebagai bentuk legitimasi bagi anggota muda yang telah menempah diri sejak MPAB, lalu berlanjut ke MABIM.

“Kegiatan ini juga merupakan suatu rangkaian kaderisasi bagi anggota perhimpunan untuk selalu berjuang dalam mewujudkan visi dan misi perhimpunan,” kata Remis.

Sementara itu, Yessy Puay dalam sambutan mewakili anggota baru mengatakan sebagai anggota muda menyadari betul bahwa mereka tidak salah memilih untuk bergabung bersama PMKRI Kota Jajakan Soe. Selama berproses mulai dari MPAB dan MABIM.

“Kami menyadari bahwa sesungguhnya kami sedang dipersiapkan menjadi kader intelek yang militan dan selalu berpegang teguh pada nilai-nilai perhimpunan tiga benang merah yakni fraternitas, kristianitas dan intelektualitas. Sebuah kebanggaan bagi kami, sebab sejatinya dengan berorganisasi kita bisa menjadi teladan gerakan bagi masyarakat untuk bertindak membela kebenaran yang rasional,” tegas Yessy meyakinkan.

Lebih lanjut, Yessi mengucapkan terima kasih kepada senior/alumni, jajaran DPC, steering committee dan organizing committee PMKRI Cabang Kupang yang sudah berjuang sejauh ini hingga terjadi penjajakan PMKRI Kota Jajakan Soe.

“Harapan besar kami juga untuk senior/alumni, FORKOMA PMKRI TTS untuk tetap menjadi mentor bagi kami dalam proses belajar,” tandasnya.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang, Adeodatus Syukur dalam pidatonya mengatakan dalam menghadapi perkembangan zaman yang kian cepat anggota baru harus menyiapkan diri agar kelak menjadi pemimpin bagi gereja dan bangsa. Kader harus berpegang teguh pada prinsip dan nilai-nilai PMKRI yang menjadi landasan pijak dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Sebab banyak kader perhimpunan yang hilang nilainya jika berhadapan dengan godaan kekuasaan dan pragmatis,” tegas Deo, sapaannya.

Lebih lanjut, Deo menamai anggota baru PMKRI Kota Jajakan Soe dengan nama angkatan “Soliditas”, ini berdasarkan hasil refleksi di mana mulai dari MPAB dan MABIM teman-teman anggota baru solid dalam mengikuti semua proses pembinaan.

“Kita sulit menemukan orang yang solid seperti ini dalam awal berorganisasi. Berproses di perhimpunan ini bukan hanya sampai pada momentum malam pelantikan ini melainkan masih banyak momentum yang akan teman-teman anggota baru lalui. Olehnya, besar harapan saya kiranya teman-teman dapat mengikuti setiap proses yang ada dalam wadah perhimpunan ini agar kelak menjadi kader yang berguna bagi bangsa dan Gereja,” harap Deo.

Anggota Penyatu PMKRI, Paul Paparesi dalam sambutannya mengucapkan profisiat kepada ke-17 kader baru yang telah dilegitimasi secara sah sesuai aturan organisasi. Untuk ke 17 kader baru PMKRI Kota Jajakan Soe teruslah berproses dalam wadah ini sebab masih banyak proses yang harus adik-adik lalui. Tunjukan bahwa kalian adalah kader-kader yang TTS yang luar biasa hebatnya.

“Untuk menjadi kader yang kompak, harus ada rasa soliditas. Untuk itu dalam proses kedepannya, adik-adik harus saling mengingatkan dan juga saling mendukung dalam angkatan ini karena kalian ada angkatan pertama PMKRI Kota Jajakan Soe,” kata Paul Paparesi .

Selain itu, Paul juga mengapresiasi PMKRI Cabang Kupang yang sudah bersedia berjuang untuk menghadirkan PMKRI di kota Soe karena ini adalah suatu keputusan yang luar biasa dan tepat.

Paul memberi tanggung jawab penuh kepada Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Kupang untuk memperjuangkan PMKRI Kota Jajakan Soe dalam Forum MPA di Samarinda untuk naik status menjadi Calon Cabang.

Sementara, Korinus Nomlemi dalam sambutannya mewakili Forum Komunikasi Alumni (FORKOMA) PMKRI TTS menegaskan, peristiwa ini adalah penantian panjang bagi kami alumni di TTS untuk kehadiran PMKRI di kota dingin Soe, lanjutnya, mengingat TTS yang memiliki kultur yang berbeda maka kehadiran PMKRI menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.

Korinus mengapresiasi kerja keras jajaran Organizing Committee, Steering Committee, Dan Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Kupang Santo Fransiskus Xaverius yang sudah bersusah payah dalam menjajaki PMKRI di kota Soe.

Korinus mengucapkan profisiat kepada 17 Kader perdana PMKRI Kota Jajakan Soe yang telah dikukuhkan sebagai anggota resmi PMKRI,

“Jadikan organisasi ini (PMKRI) sebagai ruang peningkatan kapasitas intelektual,” tegasnya.

Korinus berharap agar anggota baru yang dilantik dapat mengaktualisasikan tiga benang merah dalam kehidupan bermasyarakat, PMKRI harus mengakar di masyarakat.

“Menjadi kader harus memiliki prinsip dan dan tujuan yang berguna bagi masyarakat dan itu hanya bisa terlaksana apabila mampu mengaktualisasikan ilmu PMKRI dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Korinus. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan