oleh

Dekan FKM Undana “Cuci Tangan” Soal Dugaan Pungli Iuran Ikoma

-News-242 Dilihat

RADARNTT, Kupang – Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr Apris A Adu, S.Pt., M.Kes. terkesan tidak mau ambil pusing terkait persoalan Iuran Ikatan Orang Tua Mahasiswa (Ikoma) FKM Undana.

Iuran Ikoma FKM Undana yang diduga kuat adalah pungli terhadap mahasiswa FKM Undana yang terjadi selama hampir 20 tahun terakhir ini sejak tahun 2001. Per mahasiswa dipungut sebesar Rp90.000, yang dibayarkan tiap semester.

Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/5/2022), Apris Adu sapaanya menyatakan, persoalan iuran Ikoma itu adalah tanggung jawab pengurus Ikoma dan dirinya tidak tahu sama sekali perihal tersebut.

“Nanti langsung dengan Ketua Ikoma, prosesnya seperti apa, peruntukkannya seperti apa, karena kami tidak mengurus hal tersebut,” ujarnya.

Apris Adu menyampaikan bahwa Ikoma FKM Undana itu di luar FKM jadi bukan jadi urusan pihak FKM dalam hal ini tanggung jawab Dekan.

“Kami tidak tahu, itu di luar kampus dan bisa langsung cek ke Ketua Ikoma yakni Wakapolres Rote Ndao, Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, SH,” kata Dekan.

Selain itu, Apris Adu mengungkapkan bahwa pihaknya tidak tahu sama sekali terkait pembayaran iuran Ikoma FKM.

“Pembayarannya langsung ke rekening Ikoma jadi kami pihak FKM tidak tahu sama sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, pada tempat terpisah, salah satu mahasiswa FKM yang tak mau disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa proses pembayaran iuran Ikoma kuitansinya biasa diambil di bagian Tata Usaha FKM Undana.

“Kalau mau bayar iuran Ikoma kami biasanya ambil kuitansi di Tata Usaha FKM baru pergi registrasi ke Bank,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa yang lain, yang tak mau juga disebutkan namanya, saat ditemui media ini di halaman kampus, mengatakan bahwa apabila mahasiswa belum membayarkan iuran Ikoma biasanya beberapa akses pendukung perkuliahan di kampus akan dihambat.

“Pernah sekali kami belum registrasi iuran Ikoma, password Wifi kampus tak diberikan untuk mendukung proses perkuliahan kami, nanti sesudah registrasi iuran Ikoma baru diberikan akses internet di FKM, ” timpalnya

Sampai saat ini, Ketua Ikoma FKM Undana, Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, SH, belum bisa dihubungi. (DN/RN)

Komentar