oleh

Dinas Koperasi dan UKM Belu Sosialisasi Koperasi Sekolah di SMK Nenuk

-News-270 Dilihat

RADARNTT, Atambua – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, mengadakan sosialisasi pembentukan koperasi sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Katolik Santo Yosef Nenuk.

Adapun tujuan sosialisasi ini untuk memberikan stimulus kepada para guru untuk mendirikan koperasi sekolah di SMK Katolik Santo Yosef Nenuk. Asas Koperasi itu adalah dari, oleh dan untuk kita.

Demikian hal ini disampaikan oleh, Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, Anselmus Lopes pada sosialisasi bersama para guru di ruang guru SMK Katolik Santo Yosef Nenuk, Jumat (3/6/2022).

Menurutnya sesuai Peraturan Kementerian Koperasi (Permenkop), Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu akan memfasilitasi pembentukan koperasi sekolah melalui online data sistem (ODS) dan online single submission (OSS).

ODS dan OSS ini merupakan izin berusaha yang terintegrasi secara elektronik dibawah Kementerian Kemaritiman dan Investasi.

Untuk persyaratannya tidaklah susah. Salah satu persyaratannya adalah absensi sosialisasi yang kita lakukan pada hari ini.

“Makanya saya sudah bawa absensi untuk diisi dan itu adalah salah satu persyaratan,” tandas Ansel.

“Setelah semuanya lengkap maka persyaratannya dibawa ke Dinas Perizinan Terpadu Kabupaten Belu untuk difasilitasi lebih lanjut sesuai rekomendasi dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu,” tambah dia.

Sekolah begini besar jika tidak ada koperasi, maka kasian dan nanti yang untung adalah koperasi-koperasi lain diluar sana.

“Karena itu saya ajak Bapak dan Ibu guru SMK Katolik Santo Yosef Nenuk untuk mulai berpikir untuk membentuk dan mendirikan koperasi sekolah,” pintanya.

Sementara itu Pater Kepala SMK Katolik Santo Yosef Nenuk, Petrus Dile Bataona, SVD berterimakasih kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu yang mengadakan sosialisasi kepada para guru SMK Katolik Santo Yosef Nenuk.

“Jujur saja hasrat ini terlahir waktu saya ikuti kegiatan di Labuan Bajo dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan bicara banyak segala macam program baik itu kurikuler maupun non kurikuler,” tutur Pater Piet.

Dikatakanya, waktu itu Dikmen memberikan sedikit stimulus kalau di tiap-tiap sekolah SMK ada koperasi maka akan lebih bagus lagi karena mereka juga bisa menggulirkan bantuan peralatan dan lainnya.

Selama ini pihak ketiga yang mengambil semua padahal kalau ada koperasi maka kita kesulitan untuk tender pada pihak ketiga karena pada dasarnya sekolah sudah miliki koperasi dan koperasi sekolah adalah jalan yang bagus.

“Memang dulu SMK Katolik Santo Yosef Nenuk punya koperasi tapi itu sudah almarhum dan dengan adanya sosialisasi ini saya pikir alangkah baiknya koperasi sekolah dihidupkan kembali lagi,” tandasnya.

Diakuinya, dengan adanya koperasi sekolah ini akan memberikan stimulus dan hal ini menjadi wahana dan wadah yang baik untuk kesejahteraan anggota
Sekolah.

“Jadi kesejahteraan kita, kesejahteraan sekolah dan semua kita yang berkecimpung di sekolah ini,” tutupnya. (AK/TIM/RN)

Komentar