oleh

Dua Anak Penyandang Disabilitas Asal Kota Ndora Butuh Bantuan

-News-635 views

RADARNTT, Borong – Yohanes Fokundus Koko (16) dan Ignasius Niki (14), kakak beradik penyandang disabilitas gangguan kesehatan fisik sangat membutuhkan dukungan untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Keduanya adalah putra dari pasangan, Bapak Laurensius Koe dan Ibu Maria Yasinta Titu. Bertempat tinggal di Lingkodia RT/RW 009/003 kelurahan Kota Ndora, kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur.

Menurut Maria Yasinta Titu, kedua anaknya mengalami cacat fisik setelah usia tujuh tahun. Kesehariannya, Yohanes Fokundus Koko dan Ignasius Niki menghabiskan waktu di atas tempat tidur. Tidak bisa menikmati masa bermain mereka seperti teman temannya yang lain. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan fisik dari kedua kakak beradik itu.

“Yohanes Fokundus Koko alami sakit secara fisik itu memasuki usia tujuh tahun, dan setelah itu adiknya nyusul. Mereka mengalami kelainan fisik dan tidak normal sampai sekarang,” tuturnya.

Yasinta mengatakan, pada tahun 2019 atas bantuan kepedulian donatur atau relawan bersama keluarga berupaya melakukan pemeriksaan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ben Mboi Ruteng dan mendapat tindak lanjut pelayanan kesehatan berupa tindakan medis dan pemberiaan obat-obatan.

Tenaga medis, kata dia, menyarankan kepada pihak keluarga untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit rujukan untuk penanganan medis yang lebih maksimal. Namun hingga saat ini keluarga tidak bisa melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai saran dokter karena terkendala biaya. Mengingat kedua orang tua anak tersebut bekerja sebagai petani.

Sejauh ini, kata ibu paruh baya, keluarganya mendapat bantuan pemerintah, pada tahun 2020 mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19, tahun 2021 mendapat bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur.

Selanjutnya, tahun 2021 keluarga juga mendapatkan bantuan Sembako melalui Kartu Sembako untuk kaum disabilitas dari Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur.

“Untuk sekarang, kami sangat merindukan untuk pemeriksaan lebih lanjut kedua putra kami. Tetapi keadaan ekonomi tidak mendukung. Untuk mendapatkan makanan saja agak sulit, apalagi untuk kesehatan anak anak,” tutur Yasinta.

Satu satunya harapan Yasinta untuk mendapat perawatan yakni melalui uluran tangan dan belas kasihan.

Keluarga Yohanes Fokundus Koko dan Ignasius Niki, mendapat kunjungan dari Polres Manggarai Timur, diwakili Kasi Dokkes Polres Manggarai Timur, Bripka Heribertus A.B Tena, pada Selasa, 28 Juni 2022 Pukul 09.00 WITA.

Bripka Heri, kepada media ini mengatakan kunjungan ke kediaman keluarga Yohanes Fokundus Koko dan Ignasius Niki merupakan bentuk inovasi pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari tugas kemanusiaan memperhatikan sesama yang membutuhkan.

“Selanjutnya nanti, laporan kunjungan itu disampaikan ke pemerintah daerah dan juga dikirim ke Sentra Efata Kupang untuk mendapat perhatian Kementerian Sosial melalui Dirjen Rehabilitasi Sosial Sentra Efata Kupang,” jelas Bripka Heri. (GN/RN)

Komentar