oleh

Tarian Ja’i Sambut Kontingen PON Provinsi NTT di Bandara Mopah

-Olahraga-3.635 views

RADARNTT, Merauke – Kontingen PON XX cabang olahraga (Cabor) Wushu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) disambut tarian Ja’i oleh Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Merauke di Bandara Mopah Merauke, Sabtu (25/9/2021).

Kontingen yang tiba di Mopah sekitar pukul 14.00 WIT menggunakan Batik Air itu disambut haru dan meriah oleh para sesepuh dan pemuda Peguyuban Masyarakat Flobamora di Tanah Marind Merauke dengan pengalungan bunga dan tarian Jai’i khas asal Bajawa Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Ketua Peguyuban IKF Merauke, Arnoldus Moda menyatakan masyarakat Flobamora siap memberikan dukungan moral kepada pahlawan olahraga NTT yang berlaga di ajang PON XX Papua yang mengharumkan nama daerah Nusa Tenggara Timur yang kerap disebut Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor dan Lembata).

“Senang sekali kami bisa bertemu. Saya atas nama warga Flobamora yang ada di Merauke siap mendukung pelaksanaan kegiatan PON XX Papua khusus atlet NTT yang berlaga. Kami mengharapkan tim tidak berkecil hati, saudara-saudaramu yang ada di sini mendukung penuh,” ucap Arnoldus dengan nada haru.

Dia menyebutkan Ikatan Flobamora Merauke terdiri dari tujuh (7) tunggu, yakni Tunggu Komodo (Manggarai), Ine Ebu (Ngada), Kelimutu (Ende-Lio), Sikka, Lamaholot (Flores Timur, Adonara dan Lembata), Cendana (Timor) dan Bo Lele Bo (Rote, Sabu dan Sumba).

“Kami menyambut dengan Tarian Ja’i (Ngada) ini memberikan suasana bahwa mereka datang kami ada, sehingga mereka merasa kuat dan kami mendukung mereka. Inilah ciri khas orang NTT dalam menyambut tamu dan saya yakin bahwa mereka ikut bergembira. Kita juga sama-sama berdoa para leluhur di Animha turut mendukung kehadiran mereka di sini,” tandas Ketua Flobamora Merauke.

Sementara itu, Pelatih Atlet Wushu NTT, Bayu Saputra mengungkapkan keharuan dan apresiasinya atas penyambutan meriah masyarakat Flobamora Merauke atas kedatangan Kontingen NTT Cabor Wushu untuk berlaga di PON XX Papua. Hal itu menjadi bentuk motivasi bagi atletnya untuk bertarung di arena olahraga mempersembahkan yang terbaik untuk NTT.

“Kami berterima kasih sekali atas penyambutan masyarakat Flobamora di sini. Kami tidak menyangka penyambutan begitu meriah. Itu menjadi motivasi bagi kedepan dalam perjuangan di laga PON. Sebelumnya kami mohon maaf jika kedatangan kami, kegiatan bapak-bapak menjadi terganggu,” ucap Bayu Saputra.

Bayu menyebutkan Kontingen Wushu NTT ada lima orang yang terdiri dari dua atlet, satu ofisial dan dua orang Brimob yang kawal. Bayu juga menargetkan prestasi terbaik yang akan dipersembahkan atlet negeri Flobamora itu di kancah PON XX Papua.

“Yang pasti kita tidak menargetkan yang muluk-muluk. Yang penting para atlet kita bermain baik dan tidak mengkhianati hasil latihan kita selama ini. Jadi apapun itu, kita persembahkan yang terbaik. Atlet kita satu cowok, satu cewek. Insyallah, kalau bisa kita dapatkan emas,” ujarnya optimis.

Kontingen PON XX Papua yang tiba tanggal 25 September 2021, selain Kontingen Wushu NTT adalah Kontingen Wushu Jawa Timur dan beberapa kontingen dari provinsi-provinsi se Nusantara. (Angelbertha)

Komentar

Jangan Lewatkan