oleh

Nasib TKW Minimnya Peran Pemerintah

-Opini-1.227 views

Opini
oleh : Ega
RADARNTT, Opini – Meyimak setiap peristiwa yang melanda Tenaga Kerja Wanita (TKW) khususnya berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) menjdi ikon yang perlu dibingkaikan khusus dalam satu agenda diskusi dan aksi nyata.

Seperti yang diberitakan belum lama ini, warga NTT dihebokan dengan Jenazah Milka Boimau, hilangnya nyawa tanpa diketahui penyebab kematiannya dan lebih anehnya Jenazah korban dibelah seperti seekor binatang yang pakai untuk bahan percobaan.

Kejam, kejih dan tak beradab, manusia dianggab sama dengan pakian yang dikala sobek tinggal dijahihit, dan habis persoalannya, jika setiap tahunnya selalu terjadi periatiwa tragis dan misterius seperti ini, maka Negara dan daerah ini akan menjadi tong samapa Jenazah oleh negara pemberi kerja bagi TKW.

Apakah bangsa yang besar dan daerah yang cukup potensial ini hanya cukup meratap dan mengusap dagu lalu berkata “kasian”, ataukah memberi hujatan “biar mampus”. Kejam,.. kejam sungguh kejam perlakuan sang majikan yang menyamakan diri jutawan yang mengeluarkan uang sebagi upah pembatu, lalu endingnya organ tubuh yang mungkin kalau dijual bisa mengembalikan pengeluarannya terhadap pembantu.

Tidak terelakan kalau kematian seaorang pasti dengan cara yang berbeda, dan sangat percaya kalau urusan kematian itu ada ditangan Tuhan, namun kematian seperti yang dialami oleh Milka Boimau menimbulkan banyak pertanyaan dan cerita yang semuanya menggunakan imajinasi serba ngambang.

Ya.. kalau sudah seperti ini keluarga cuma berkata ini takdir, andaikan dulu tidak ikut TKW mungkin tidak mengalami peritiwa seperti ini, dan jika Negara dan Pemerintah bijak dan sayang sama rakyatnya pasti peristiwa seperti ini tidak akan terjadi.

Pemimpin lebih geram soal kompetisi mengejar kekuasaan, Pemimpin kadang tak hiraukan jeritan dan derita warganya yang ada dinegara lain. Padahal TKW/TKI cukup memberikan kontribusi berupa visa kepada negara ini bagi yang keberangkatannya secara legal dan sah.

Nasib TKW seperti sebuah tanama yang ditanam disemak berduri, yang selalu menunggu penanamnya berharap bisa membersikan semak dan duri, bila lerlu disirami air dan pupuk. Pemerintah tahu ketika TKW berubah statusnya menjadi Jenazah, itupun kalau media masa mengabarkan.

Dan sangat yakin kalau TKW yang mati dinegara pemberi kerja cukup banyak jila ditelusuri. (***)

Komentar