oleh

Apui Kota Buah dan Kota Bunga

-Opini-1.167 views

Oleh: Yulius Mantaon

Buah-buahan asal Apui memiliki cita rasa khas termasuk ubi-ubian. Menurut catatan Litbang Pertambangan dan Energi di Bandung yang saya peroleh dalam sebuah brosur bahwa dataran Apui dan Pelman merupakan bekas Gunung Api yang sumber datanya dari militer Amerika Serikat, dan jika demikian maka tanah lembah Apui merupakan tanah super phosphat karena tanahnya subur sehingga tidak perlu pupuk kimia, kecuali pupuk bokasi.

Dalam rangka Natal tahun 2019 saya melakukan sosialisasi di beberapa Jemaat GMIT di dataran Apui di mana selesai Kebaktian saya dipersilahkan menyampaikan pesan Natal, maka saya menyampaikan pesan agar setiap orang laki-laki harus menanam monimal 10 pohon pisang, 10 pohon kopi dan 10 pohon kemiri serta tanaman buah-buahan. Kecuali di jemaat Ebenhaeizar Apui saya anjurkan juga untuk menanam berbagai bunga baik di tanah maupun di pot. Serta menanam kembali vanili untuk mengembalikan nama Apui kota Vanili yang sudah mendunia.

Pengalangan penanaman pisang karena ada pisang tertentu yang merupakan obat HIV yang sudah terbukti manjurnya. Demikian bunga2-bunga tertentu merupakan obat-obat juga termasuk tumbuhan bawang Dayak. Oleh karena itu saya juga mencanangakan Apui sebagai APOTEK HIDUP RAKSASA.

Di Apui ada seorang pemuda yang sudah cukup lama menyembuhkan berbagai penyakit terutama kanker payudara yang walaupun setengahnya sudah hancur. Pemuda tersebut mendapat petunjuk dari leluhurnya di kampung purba Atybai sekitar 2 kilo meter dari Apui. Semua pengobatan dilakukannya secara gratis. Dilarang menerima imbalan walaupun hanya untuk membeli bensin bagi sepeda motornya. Setiap pasien dianjurkan membawa keterangan dokter atau hasil laboratorium agar obat yang diberikan itu tepat. Sekalipun obat-obatnya semua orang kenal tetapi kalau bukan diambil oleh yang bersangkutan maka tidak ada kasiatnya. Dan kalau atas suruhannya tetapi yang disuruh dari kalangan saudara pihak laki-laki (sesuai sistim kekerabatan di Alor. Saudara laki-laki tidak semuanya pria atau saudari perempuan tidak semuanya wanita), tidak berkasiat. Jadi itupun harus yang merupakan saudara perempuan barulah obat tersebut berkasiat. Pengobatan biasanya dilakukan dengan Doa Bapa kami. Perlu dimaklumi bahwa karena pertimbangan kemanusiaan dan atas izin semua pihak termasuk yang di atas maka makna Apotik raksasa ini saya buka kepada publik. Pemuda yang bersangkutan juga punya latar belakang pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan. Sedangkan kemampuan ini diberikan sejak dia di bangku SMP.

Apui adalah ibukota Kecamatan Alor Selatan yang letaknya di tengah pulau Alor. Penentuan lokasi dilakukan melalui pengukuran pulau Alor dari timur barat darat utara selatan.Tali pengukurnya baru terbakar pada tahun 1960, sedangkan batu yang diikatkan pada ujung tali masih tersimpan sampai baru beberapa tahun lalu hilang. Menurut cerita seorang kakek yang berumur 85 tahun pada tahun 1965 kepada saya bahwa pengukuran pulau Alor dilakukan dalam waktu semalam. Entah dengan menggunakan sarana transport apa tidak disampaikan, tetapi hampir orang Alor sudah memakluminya. Apui merupakan daerah dingin dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Perjalanan dari Kalabahi ditempuh dalam waktu paling lama satu setengah jam dengan kendaraan roda empat atau satu jam dengan kendaraan roda dua. Untuk sampai di Apui, kita melewati kondisi jalan sebagian hotmix sampai di Bukapiting dan sekitar 15 kilo meter masih ada dua titik sepanjang 200 meter yang masih cukup prihatin dan satu kilo meter yang berlubang sedang selebihnya bagus.

Pada tanggal 26 Desember 2019 juga telah dibentuk Tim Sukses Apui Kota Buah dan Kota Bunga yang terdiri dari para toloh masyarakat yang juga tokoh pertanian serta pemuda 20 orang dengan tugas antara lain: memotivasi mayarakat untuk menanam tanamam buah-buahan, mendata masyarakat (termasuk anggota masyarakat yang malas menanam sebagai calin calon pencuri), menyeleksi bibit-bibit tanaman, memantau harga-harga di pasar Apui dan pasar Manmas (dua pasar), mengawasi dan melestarikan sumber-sumber mata air. Pembiayaan dilakukan secara swadaya dan gotongroyong. Dukungan utama dari Gereja (GMIT).

Komentar