oleh

Catatan Reflektif Hari Reformasi Protestan ke 502

Oleh: Yulius Mantaon

Hakekat reformasi yang dideklarasikan oleh Martin Luther pada 31 Oktober 1517 di Wittenberg Jerman adalah perubahan dan pembaharuan. Peristiwa itu tidak hanya menjadi tonggak lahirnya gereja-gereja reformis (Protestan), tetapi juga menjadi tonggak sejarah perubahan/ pembaharuan peradaban umat manusia dalam seluruh bidang kehidupan.

Dalam momentum ini, kita patut berterima kasih kepada Pemda Provinsi NTT yang menjadikan tanggal 31 Oktober sebagai menjadi suatu moment sejarah untuk menggali kembali ingatan generasi tua dan menanam nilai sejarah dunia yang ditoreh oleh tokoh besar dunia Martin Luther bagi generasi muda NTT tentang lahirnya reformasi.

Nilai-nilai reformasi antara lain faham protestanisme telah memajukan Eropa Barat dan Amerika Utara sehingga menjadi seperti ini. Mengapa sebagian warga NTT yang penganut Calvinisme tidak bisa mengimplementasi ajaran-ajaran John Calvin yang terkenal itu (Etica Protestanisme) yang bisa merubah Eropa Barat dan Amerika Utara.

Etica Protasnisme itu diambil dari ajaran Rasul Paulus sebagaimana tertulis dalam suratnya kepada Jemaat Tesalonika (2 Tesalonika 3 : 10 b). Menurut saya bapak Gubernur NTT sekarang adalah seorang Calvinis tulen, sehingga ada harapan NTT akan mengalami kemajuan pesat.

Tentu GMIT sebagai aliran Calvinisme harus mampu mengimplementasi ajaran-ajaran Calvin (Etika Protesnisme) dalam kehidupan jemaat. Harus bisa merubah khotbah verbal menjadi khotbah-khotbah aksi dalam keseharian jemaat yang intinya adalah: KERJA, KERJA, KERJA, untuk meningkatkan taraf hidup anggota Jemaat, sehingga merubah kondisi di belakang, di depan dan di samping gedung gereja yang megah terdapat rumah-rumah anggota jemaat yang reot-reot.

Sudah berkali-kali saya serukan di berbagai kesempatan termasuk di medsos agar GMIT bisa mencari atau menemukan formula yang tepat untuk menerapkan ajaran Etica Protestanisme dalam peri kehidupan jemaat.

 

Penulis ini adalah Penatua Jemaat Galilea Padang Tekukur Kalabahi Alor

Komentar