oleh

Change or Die

Oleh : Vincent Gaspersz

Pasar tenaga kerja tidak peduli apapun metodologi pembelajaran, jenis kurikulum, kesiapan guru/dosen, siswa/mahasiswa dalam sistem pendidikan kita, apakah kita menyebut sebagai Education 4.0 meskipun Mindset dan praktek masih Education 1.0, Education 2.0 atau Education 3.0; sepanjang 35 keterampilan utama berikut yang dimiliki, maka kita akan baik-baik saja. Tetapi jika keterampilan utama berikut tidak dimiliki, maka kita akan menunggu lebih lama atau tidak sama sekali untuk memasuki pasar tenaga kerja. Pasar tenaga kerja tidak membutuhkan sekedar tukang yang tidak memiliki 35 keterampilan, apalagi hanya mengandalkan tenaga otot saja.

Dampak Disrupsi Teknologi yang Mengubah Kebutuhan Keterampilan Dalam Industri 4.0

Selama revolusi industri sebelumnya (Revolusi Industri 1.0 – 3.0), memerlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk membangun sistem pendidikan dan pelatihan serta institusi dalam pasar tenaga kerja. Sehingga kecepatan perubahan terasa sangat lambat, dan banyak orang merasa nyaman terus-menerus berada dalam zona nyaman. Tetapi dalam era revolusi 4.0 perubahan sangat cepat dan terjadi disrupsi secara besar-besaran membuat sesuatu yang dianggap baik-baik saja selama ini secara tiba-tiba menjadi usang dan tidak dibutuhkan lagi oleh konsumen.

World Economic Forum telah mempublikasikan perubahan drastis dalam tren teknologi saat ini yang membawa tingkat perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga membuat para pembuat kebijakan sistem pendidikan sulit mengantisipasi dan mendesain isi kurikulum inti dari banyak bidang akademik, karena hampir 50% subyek pengetahuan yang diperoleh selama tahun pertama dari gelar akademik yang diperoleh selama empat tahun menjadi telah usang atau ketinggalan zaman pada saat mahasiswa itu lulus program diploma atau sarjana. Konsekuensinya lulusan perguruan tinggi menjadi sulit beradaptasi dan sulit memasuki pasar tenaga kerja karena pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki telah menjadi usang dan tidak diperlukan lagi.

Bagaimanapun, World Economic Forum telah memberikan petunjuk tentang keterampilan yang diperlukan dalam pasar tenaga kerja selama revolusi industri 4.0 itu berlangsung dengan disrupsi secara cepat. Sistem Pendidikan yang mampu menanggapi secara tepat akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak peduli akan ditinggalkan oleh pasar dan menjadi hilang secara otomatis.

Keterampilan yang diperlukan dalam revolusi industri 4.0:

Industri 4.0 membutuhkan paling sedikit 35 keterampilan berikut.

Kemampuan/Kecakapan (Abilities):

Tedapat dua kelompok kemampuan ini, yaitu: (1) kemampuan kognitif, dan (2) kemampuan fisik.

Kemampuan Kognitif (Cognitive Abilities):

  • Fleksibilitas kognitif
  • Kreativitas
  • Kemampuan memberikan alasan logik (Logical Reasoning)
  • Sensitivitas terhadap masalah
  • Kemampuan memberikan alasan secara matematika (Mathematical Reasoning/Thinking)
  • Visualisasi

Kemampuan Fisik (Physical Abilities):

  • Kekuatan fisik
  • Ketangkasan manual dan presisi (Manual Dexterity and Precision)

Keterampilan Dasar (Basic Skills):

Terdapat dua kelompok keterampilan utama yang dibutuhkan dalam keterampilan dasar, yaitu: (1) keterampilan isi (content skills), dan (2) keterampilan proses (process skills).

Keterampilan Isi (Content Skills):

  • Pembelajaran aktif
  • Ekspresi lisan ketika berbicara (Oral Expression)
  • Pemahaman membaca secara menyeluruh (Reading Comprehension)
  • Ekspresi tertulis (Written Expression)
  • Literasi teknologi informasi dan komunikasi (ICT Literation)

Keterampilan Proses (Process Skills):

  • Pendengar aktif
  • Berpikir kritis
  • Monitoring diri dan orang lain

Keterampilan Multi Fungsi/Fungsional Silang (Cross-functional Skills)

Terdapat lima kelompok utama yang dibutuhkan dalam keterampilan multi fungsi ini, yaitu: (1) keterampilan sosial, (2) keterampilan manajemen sumber daya, (3) keterampilan sistem, (4) keterampilan solusi masalah kompleks, dan (5) keterampilan teknikal.

Keterampilan Sosial (Social Skills):

  • Koordinasi dengan orang lain
  • Kecerdasan emosional
  • Keterampilan negosiasi
  • Keterampilan membujuk/persuasive
  • Orientasi pelayanan
  • Keterampilan melatih dan mengajarkan orang lain

Keterampilan Manajemen Sumber Daya (Resource Management Skills):

  • Manajemen sumber daya finansial
  • Manajemen sumber daya material
  • Manajemen sumber daya manusia (orang)
  • Manajemen waktu

Keterampilan Sistem (Systems Skills):

  • Pertimbangan dan pembuatan keputusan
  • Analisis sistem

Keterampilan Solusi Masalah Kompleks:

  • Keterampilan solusi masalah kompleks/rumit

Keterampilan Teknikal:

  • Perawatan dan perbaikan peralatan
  • Pengendalian dan operasional peralatan
  • Pemrograman (Programming)
  • Pengendalian kualitas
  • Desain teknologi berdasarkan pengalaman pengguna (Design Thinking)
  • Keterampian mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah (troubleshooting)

Demikian jenis-jenis keterampilan yang wajib dimiliki melalui lembaga pendidikan baik formal maupun non formal untuk bisa bersaing di pasar kerja pada era revolusi industri 4.0.

 

(Penulis sebagai Lean Six Sigma Master Black Belt and Certified Management Systems Lead Specialist)

Komentar