oleh

MPLS SMP Katolik Adisucipto Penfui Ditutup Perayaan Ekaristi

RADARNTT, Kupang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Katolik Adisucipto Penfui, Kota Kupang, NTT, yang digelar secara Daring selama 4 hari bagi sekitar 128 murid baru di sekolah itu ditutup dengan Perayaan Ekaristi penguatan yang dilaksanakan secara live streaming dari aula sekolah.

“Kegiatan MPLS Dalam Jaringan (Daring) sejak 14 — 17 Juli hari ini ditutup dengan Misa penguatan bagi semua pihak di lembaga pendidikan menengah ini, agar kuat dan sabar serta taat dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 yang tengah melanda daerah daerah termasuk Kota Kupang,” kata Kepala SMP Katolik Adisucipto Penfui, Kota Kupang, RD. Yonatas Kamlasi, S.Fil.MM, di Kupang, Sabtu, (17/7/2021).

Romo Yonas, demikian akrabnya, mengatakan hal itu sebelum akan memimpin perayaan Ekaristi sekaligus menutup pelaksanaan MPLS Daring di sekolah Swasta itu.

Dalam kesempatan itu, Romo Yonas menyebut pepatah Latin; Dum Spiro Spero yang artinya; Selama Saya Bernapas, Saya Berharap.

“Pribahasa ini mengajak kita untuk menyadari bahwa perjalanan bersama di tahun pelajaran 2020/2021 lalu dan 2021/2022 saat ini penuh dinamika. Ada Corona Virus,, ada badai Seroja di NTT dan dinamika lainnya,” katanya.

Semua dinamika ini katanya lagi, bisa membuat kita down dan panik serta pesimistis.

Namun demikian Romo Yonas, hanya degan harapan yang membuat kita kuat berdiri dan bertahan ditengah dinamika kesehatan dan alam itu.

“Harapan yang membuat kita kuat bertahan. Kita bertahan demi anak-anak kita. Demi generasi penerus bangsa, dan negara kita,” kata dia.

Untuk itu, kata Romo Kepala Sekolah ini, di awal tahun ajaran baru ini,, lembaga ini mengajak kita, marilah kita bersyukur kepada Tuhan Sang Pemberi, yang masih dan akan terus menganugerahkan harapan ini.

“Semoga kita berpegang pada anugerah Yang Kuasa ini dalam hidup kita selanjutnya. Kita tetap berharap untuk semakin baik situasi Pandemi Covid-19 ini, sehingga pelayanan kita di bidang pendidikan bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Agar bisa berjalan dengan baik, imbuh Romo, lembaga ini sebagai representasi orang tua selama siswa/siswi berada di sekolah, mengajak bapak dan ibu, orang tua di rumah untuk berefleksi bersama, mengevaluasi peran kita di depan anak anak.

“Ada banyak hal yang perlu kita evaluasi bersama tetapi pada kesempatan ini saya mengajak kita untuk melihat kembali beberapa hal Ini:

1). Komunikasi di antara kita. Sekolah dan orangtua perlu memaksimalkan komunikasi ini. Sebab belajar daring menuntut komunikasi yang intensif diantara kita agar dapat memotivasi dan mendorong mereka belajar sungguh sungguh.

2). Kesungguhan kita dalam membantu mereka perlu ditingkatkan lagi. Pointersnya guru maupun orang tua harus lebih serius, lebih ulet membantu anak anak biar berhasil baik dengan nilai memuaskan dan atau terlibat aktif di setiap even ekstra kurikuler lain sebagai bentuk lain menemukan jati diri, melatih mental berani tampil bersaing dengan sekolah lain dalam berlomba, sekalian mempromosikan sekolah TerAkreditasi “A” itu.

3). Sinergitas perlu kita tingkatkan. Tidak ada single fighter. Yang harus kita gerakkan adalah kerja bersama, berjuang bersama untuk membantu anak anak kita dalam situasi kita yang sulit ini.

“Spirit sapu lidi, kita akan kuat kalau kita bersatu kiranya kita perjuangkan dalam pembelajaran di tahun tahun yang akan datang.

“Sekolah mengapresiasi dan memberi motivasi kepada beberapa anak yang keluar sebagai juara umum kenaikan kelas pada tahun 2020/2021 ini. Mereka diberi penghargaan berupa Sertifikat dan Tropi/piala tetap bagi juara umum I (Satu) hingga III (Tiga) agar lebih giat belajar sekligus tampil sebagai motivator bagi teman teman mereka untuk berjuang meraih prestasi yang sama,” katanya.

Akhirnya mari kita merefleksikan hal ini: “Omnia Vincit Amor” : Segala-galanya dikalahkan oleh Kasih. Karena Kasih kita pada anak anak pada lembaga ini. Mari kita mengalahkan berbagai tantangan untuk tetap maju dan berjuang demi masa depan mereka, juga demi kejayaan Spekacipto (Smp Katolik Adisucipto Penfui.  (HB/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan