oleh

Pelatihan Bahasa Inggris Kampung Wisata Takpala Dapat Penghargaan Merdeka Award 2021

RADARNTT, Jakarta – Pelatihan Bahasa Inggris bagi anak-anak di Kampung Wisata Takpala Desa Lembur Barat, kecamatan Alor Tengah Utara, kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat penghargaan Merdeka.com Award 2021.

Penyerahan piagam penghargaan Merdeka Award 2021 digelar Rabu, (31/3/2021) di KLY Head Office, Jl. RP. Soeroso No. 18 Menteng Jakarta Pusat.

Merdeka.com award memberikan penghargaan kepada Putera/i Indonesia yang telah berjasa, berjuang dan menginspirasi serta membantu desa untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19

“Merdeka Award adalah sebuah ajang penghargaan dan apresiasi diberikan kepada mereka yang berjuang, menginspirasi dan membantu mengatasi pandemi Covid-19,” kata Ramadhian Fadilah selaku Pemimpin Redaksi Merdeka.com

Acara pemberian piagam penghargaan Merdeka.com award dilakukan dengan kategori “Desa dengan Inisiatif Digital Menuju Pemulihan Ekonomi”.

Redaksi Merdeka.com bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengadakan pelaksanaan penghargaan ini.

Sebelumnya, ada delapan Kabupaten/Kota binaan Kementerian Kominfo yang mewakili seluruh Indonesia, untuk masuk dalam nominasi, terpilih dan mendapat apresiasi berupa piagam penghargaan dari Merdeka.com Award 2021.

Dan juga, untuk NTT, ada tiga Kabupaten yang mewakilinya, yakni: Andreas Sadipun selaku Kepala Puskesmas, Kecamatan Demon Pagong, Kabpaten Flores Timur; Maria Fraring perwakilan Les Bahasa Inggris Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, kabupaten Alor; dan Klemens Kwaman selaku Kepala Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata.

Di sisi lain, ada dua perwakilan dari Provinsi  Jawa Barat, yakni: Desa Sejiram dan Mandala Urip dari Kecamatan Jati Waras, Kabupaten Tasikmalaya, yang terpilih untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

Maria Fraring diminta untuk mewakili Kepala Desa Lembur Barat, Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, karena Ia telah berjasa menjadi volunteer/sukarelawan dalam menjalankan Pelatihan Bahasa Inggris untuk Pelaku Pariwisata desa tertinggal yang diprogramkan oleh Kementerain Kominfo.

Maria mengatakan, program ini merupakan program pelatihan bahasa inggris dari Kementerian Kominfo, yang dilaksanakan selama tiga bulan (3) dari september sampai desember 2020.

“Melalui program pelatiham bahasa inggris yang diadakan oleh Kementerian Kominfo selama tiga bulan di tahun 2020. Namun dikarenakan antusias masyarakat disana yang mendaftar kurang lebih 115 orang, maka program ini dilanjutkan ke pelatihan bahasa inggris ofline (secara fisik),” tutur Maria dalam kesan dan pesannya dihadapan para peserta penerima penghargaan maupun seluruh jajaran Merdeka.com dan Liputan 6.

Selanjutnya, Maria mengatakan, program pelatihan bahasa inggris ini sangat membantu daerah terpencil atau tertinggal seperti Kabupaten Alor, maka Ia mengusulkan agar Kementerian Kominfo kembali mengadakan pelatihan bahasa inggris yang berdurasi atau berjangka panjang diseluruh kecamatan di Alor ataupun di Nusa Tengara Timur.

“Program ini adalah program yang sangat bagus dan sangat membantu desa terpencil atau tertinggal, kami mengharapkan Kementerian Kominfo tidak hanya dilakukan selama tiga bulan, disatu tahun kemarin. Tetapi juga kami berharap kalau masih ada, kami, Kabupaten Alor pun dapat bagian lagi dan tidak ada batasan usia. Sehingga masyarakat Alor, baik play group maupun orang dewasa juga bisa belajar. Karena kami semua mempunyai desa wisata di Alor,” pungkas Maria. (TIM/RN)

Komentar