oleh

Pemilu OSIS Perdana SMA Katolik Sint Carolus Kupang

RADARNTT, Kupang — Dalam usaha mengenalkan demokrasi secara dini kepada siswa-siswi, Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Sint Carolus Kupang melakukan Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Pemilu OSIS yang dilaksanakan pada Jumat, (19/11/2021 tersebut diikuti oleh 7 pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS hasil seleksi dari panitia pemilihana.

Pada perhitungan suara hasil Pemilu OSIS Sabtu, (20/11/2021) yang dipantau oleh saksi masing-masing pasangan calon ini, pasangan calon nomor urut 1 perhitungan berhasil menang dengan 71 suara menggunguli 6 pasangan lainnya.

Ketua Panitia Kegiatan, Gelermi De Araujo, kepada media ini menyampaikan bahwa pemilihan pimpinan OSIS kali ini mengusung konsep Pemilu dan konsep ini adalah konsep yang baru diterapkan pertama kalinya di SMAK Sint Carolus Kupang.

Gelermi juga mengungkapkan bahwa sebelum tiba pada hari pencoblosan, ada beberapa tahapan yang telah dilewati oleh para kandidat calon, yakni antara lain kampanye serta pemaparan visi misi di hadapan para guru dan siswa.

“Konsep yang kami usung kali ini adalah Pemilu, yang mana salah satu tujuannya adalah untuk mengenalkan bagaimana teman-teman siswa bisa belajar berdemokrasi lebih dini,” ungkap pelajar kelas XII SMAK Sint Carolus Kupang ini.

Selain itu, jelasnya, pemilik hak suara untuk ikut memilih dalam Pemilu OSIS adalah seluruh warga sekolah, mulai dari para guru, pegawai, mahasiswa yang sedang berpraktek mengajar serta seluruh siswa-siswi tanpa terkecuali.

“Seluruh peserta Pemilu sangat antusias dan ikut terlibat aktif dalam Pemilu OSIS ini, hampir 90% warga sekolah ikut memberikan hak suara dalam Pemilu,” jelasnya.

Pada tempat yang sama, Margaretha Fernandes, Pembina Pramuka sekaligus pendamping panitia menyampaikan kiranya dengan Pemilu OSIS perdana ini dapat memberikan manfaat langsung berupa pendidikan berdemokrasi kepada para siswa-siswi di SMAK Sint Carolus Kupang.

“Pada intinya anak-anak bisa belajar bahwa dalam Pemilu itu dijalankan dengan prinsip langsung, umum, bebas, jujur dan adil (luber jurdil). Selain itu, kita akan terus dorong agar Pemilu OSIS ini tetap dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang,” ungkapnya. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan