oleh

Rayakan HUT ke-51 STM Nenuk, Rektor Komunitas: Teladanilah Karakter Santu Yoseph

RADARNTT, Atambua – Merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-51 Sekolah Teknik Menengah (STM) Katolik St.Yoseph Nenuk dalam semarak pesta Pelindung Sekolah “Santo Yoseph” yang biasa diperingati pada tanggal 19 Maret setiap tahunnya, Komunitas STMK St.Yoseph Nenuk menggelar aneka kegiatan dengan melibatkan seluruh keluarga besar di lingkup lembaga pendidikan berasrama ini.

Mulai dari persiapan aneka menu hasil racikan siswa/i dan para guru dari pukul 05.00 wita pagi hingga puncaknya dengan menggelar misa syukur memperingati pesta pelindung sekolah pada pukul 16.00 wita sore bertempat di aula STMK St.Yoseph Nenuk, Sabtu (20/3/2021).

Perayaan yang digelar tersebut mengusung tema “Dengan Meneladani karakter Santo Yoseph Membangun Kebersamaan”.

Perayaan ekaristi HUT Sekolah ini dipersembahkan tiga orang Pastor yakni Pater Lukas Lui Uran SVD, Pater Petrus Dile Bataona, SVD dan Pater Joanes Lewar, SVD.

Pater Rektor Komunitas STM Katolik St.Yoseph Nenuk, Lukas Lui Uran, SVD, S.Fil, M.Th; M.Pd mengatakan, sebenarnya peringatan pesta pelindung sekolah dirayakan pada Jumat (19/3/2021), namun karena bersamaan dengan perpisahan siswa/i kelas XII yang barusan selesai ujian dan akan kembali ke rumah dan juga merayakan HUT dari Pater Kepala Sekolah (Kepsek) akhirnya dikakukan hari Sabtu (20/3/21) dengan mengadakan perayaan ekaristi dan makan bersama.

Dalam khotbahnya, Pater Lucky sapaan akrab dari Pater Rektor mengajak seluruh Komunitas STM Katolik St.Yoseph Nenuk untuk meneladani karakter dari Santo Yoseph Suami Santa Maria.

Dikatakan, kemarin 19 Maret 2021 bersama seluruh Gereja kita merayakan Hari Raya Santu Yoseph Suami Santa Maria. Yoseph adalah orang yang saleh, jujur, bijaksana, rendah hati dan penuh rasa tanggung jawab dalam menjankan tugas mulia dari Allah sebagai Bapa pengasuh Yesus Kristus.

Hari Raya Santu Yoseph tahun ini menjadi lebih istimewa sebab tahun ini kita baktikan untuk menghormati Santu Yoseph.

Bersamaan dengan itu kita merayakan ulang tahun SMK St.Yoseph Nenuk, hari jadinya yang ke-51.

“Tuhan begitu baik menyertai perjalanan lembaga pendidikan kita ini, menyertai kita semua dalam mengemban tugas mulia di lembaga ini. Kita juga bersyukur bersama anak-anak kita yang sudah selesai ujian dan akan kembali ke rumah. Juga kita bersyukur bersama Pater Kepsek kita yang akan merayakan ulang tahunnya ke-58 pada Minggu (21/03/21) besok,” kata Pater Lucky dengan rincinya.

Kemudian, lanjut Pater Rektor mengatakan, semua intensi syukur ini juga kita persembahkan kepada Allah bersama Santu Yoseph. Sekaligus Kita memberikan penghormatan secara khusus dan istimewa kepadanya sambil memohon doanya agar teladan hidupnya menjiwai kita dalam tugas dan karya yang dipercayakan kepada kita masing-masing.

“Kepada lembaga ini, para alumni dan siapa saja yang berkehendak baik yang dengan setia memberikan perhatian, cinta, pengorbanan demi eksisnya lembaga tercinta ini,” ajaknya.

Mengupas lebih dalam tentang Santu Yoseph, dalam khotbahnya Pater Rektor Komunitas STMK St.Yoseph Nenuk juga mengupas lebih dalam dan mengajak seluruh keluarga besar komunitas untuk meneladani karakter dari Santu Yoseph.

Menurutnya, Santu Yoseph atau seringkali orang sebut Yoseph merupakan seorang tokoh besar dalam Gereja. Gereja bahkan memilih St.Yoseph sebagai pelindung Gereja. Santu Yoseph disebut sebagai seorang tokoh tanpa suara dari Perjanjian Baru. Kalau kita membaca kitab suci secara khusus Injil kita hanya ada menemukan beberapa kali namanya disebut, itupun bisa dihitung. Tidak ada catatan apapun yang yang berbicara tentang kata-kata yang diucapkan oleh Santu Yoseph. Namun demikian tidak berarti bahwa santu Yoseph adalah seorang pribadi yang pasif, masa bodoh, cuek.

“Karena, apa yang dilakukan Santu Yoseph sepanjang hidupnya merupakan perwujudan dari kehendak Allah. Apa yang santu Yoseph buat, dia lakukan karena kehendak Allah atas dirinya, karena mendengar perintah dari Allah sendiri,” jelas Pater Lucky.

Dikatakan, Santu Yoseph adalah keluarga dan keturunan Daud” (Luk 2:4). Karena leluhurnya ini, ia disebut sebagai penghubung antara perjanjian lama yang dibuat dengan Abraham dan Musa, dengan perjanjian baru yang sempurna dan abadi, yang akan dibuat melalui darah Yesus.

Kitab suci mengidentifikasikan Yoseph sebagai “seorang yang tulus hati.”
Teks dalam bahasa aslinya mempergunakan kata adil atau benar, yang secara lebih baik menggambarkan bahwa ia hidup seturut ketentuan Allah, dengan melakukan perintah-perintah-Nya dan meneladani kasih-Nya.

“Dari catatan-catatan kitab suci kita dapat menemukan siapakah Santu Yoseph dengan kharakter istimewa seperti seorang pribadi yang tulus hati, Seorang pribadi yang taat dan setia, seorang berani mewujudkan kehendak Allah melalui mimpi-mimpinya, dan seorang pribadi yang pemberani dan kreatif,” tandas Pater Lucky.

Dikatakan, hari ini kita merayakan pesta pelindung kita dan marayakan hari jadi STM Katolik St.Yosep Nenuk.

“Semoga kharakter istimewa yang dimiliki oleh Santu Yoseph menjadi juga kharakter kita. Agar kita semua yang bekerja di sini sungguh-sungguh menjadi seperti Yoseph masa kini,” pinta Pater Lucky dan menambahkan,” Yosep yang tulus dan ikhlas, berani, taat dan setia dan berusaha mewujudkan mimpi-mimpi kita untuk membawa lembaga pendidikan ini makin baik, makin jaya demi pelayanan Kepada gereja dan masyarakat.”

“Santu Yosep pelindung STM Nenuk, doakanlah kami semua, lembaga ini, anak-anak didik dan para alumni, para donatur dan siapa saja pemerhati lembaga penndidikan ini,” tutup Pater Rektor mengakhiri khotbahnya.

Pantauan media ini setelah perayaan dilanjutkan dengan acara pemotongan kue ulang tahun oleh Pater Kepsek STMK St.Yoseph Nenuk, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. (AK/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan