oleh

SMPK Adisucipto Penfui Padukan Pebelajaran Tatap Muka dan Online

RADARNTT, Kupang – Kepala SMP Katolik Adisucipto Penfui Kota Kupang RD. Yonatas Kamlasi, S.Fil.MM, menegaskan untuk tahun ajaran 2021/2022, pihaknya tetap menyiapkan sistem pembelajaran konvensional dengan Tatap Muka dan Online (e-learing) dalam menyikapi berbagai Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 saat ini.

“Dua jenis sistem pembelajaran yang terus disiapkan itu dimaksudkan menjaga berbagai kemungkinan adanya kebijakan pemerintah terkait implementasi pembatasan di atas, yaitu tatap muka atau tetap pembelajaran online,” katanya di Kupang, Sabtu, (19/6/2021).

Romo Yonas, demikian panggilan akrabnya mengatakan hal itu usai evaluasi akhir tahun dan pembagian hasil belajar peserta didik di SMPK Adisucipto Penfui.

“Itu antara lain pointer hasil evaluasi akademik tahunan dan hasil belajar peserta didik tahun 2021, yang untuk kategorial Juara I Umum diraih siswi kelas VIIA atas nama Berta Angelina Foes, Juara Umum II diraih siswi kelasVIIA, Eirene Hantaes Neno dan Juara Umum III diraih siswi Gadiza Indah Hakim Bifel dari kelas VIIIA,” demikian Romo Yonas yang saat itu didampingi Wali kelas VIIIA, Ny Maria Febriani Nada, S.Pd, Frater TOP (juga pengajar) Tommy Kampur, Pr, dan Operator Belajar Online, Dion Agung.

Raihan prestasi akademik siswi siswi ini, bukanlah sesuatu yang kebetulan, tetapi berdasarkan perjuangan anak anak itu dan rekam jejak prestasi yang mereka raih sebelumnya baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun pada semester semester tahun sebelumnya di lembaga ini.

Terkait sistem pembelajaran Online yang diluncurkan 17 Juni 2019 silam itu, merupakan salah satu program baru yang diluncurkan oleh SMP Katolik Adisucipto Penfui untuk tahun ajaran 2019/2020 adalah penerapan sistem pembelajaran online (e-learning) berbasis website sekolah.

Program ini diharapkan mampu menghasilkan atau mencetak genarasi genarasi yang tidak saja berprestasi dalam bidang akademik tetapi juga dalam hal skill atau kemampuan terutama kemampuan dalam menggunakan internet.

Dan ini (prestasi akademik serta skill) yang sering kali saya tegaskan bahwa era globalisasi dengan segala implikasinya menjadi salah satu pemicu cepatnya perubahan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, dan bila tidak ada upaya sungguh-sungguh untuk mengantisipasinya maka hal tersebut akan menjadi maslah yang sangat serius.

“Dalam hal ini dunia pendidikan mempunyai tanggung jawab yang besar, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh sehingga mampu hidup selaras di dalam perubahan itu sendiri,” katanya.

Akhirnya menurut Pastor Rekan’s dari RD Krispinus Saku dan RD Andreas Sika serta Frater TOP Tommy Kampur, Pr, di Paroki Santu Yoseph Pekerja Penfui ini, mengatakan, Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat dan dirasakan secara instan.

Sehingga, kata dia, sekolah sebagai ujung tombak di lapangan harus memiliki arah pengembangan jangka panjang dengan tahapan pencapaiannya yang jelas dan tetap mengakomodir tuntutan permasalahan faktual kekinian yang ada di masyarakat. (HB/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan