oleh

Anggota DPR RI Willy Aditya : Politik Tanpa Gagasan Hanya Hadirkan Miskin Substansi

-Politik-295 views

RADARNTT, Jakarta – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya menjelaskan politik bukan hanya bagian dari rangkain pesta demokrasi lima tahunan semata, tetapi idealnya, Politik adalah pertarungan gagasan yang akan memperkuatkan demokrasi Republik Indonesia

Hal ini disampaikannya disaat menjadi Keynote Speaker pada acara Parliament’s Lecture Sesion I dengan tema “Memajukan Demokrasi Merawat Publik” Tahun 2021, yang diadakan oleh Fraksi Partai NasDem DPR RI, di Gedung KK V DPR RI, Jakarta, Jumat (19/3/2021)

Tujuan Fraksi Partai NasDem menggelarkan Parliament’s Lecture ini adalah menjadi dialegtika kita bersama, bagaimana mengembalikan khittah republik Indonesia.

“Kami mendedikasikan forum ini, kami membuat Parliament’s Lecture ini, untuk kemudian menjadi dialegtika kita bersama. Bagaimana mengembalikan khittah republik itu ditengah politik kita,”jelasnya

Lanjutnya, “kita boleh berbeda secara tendensi politik, kita boleh berbeda secara paham politik, kita boleh berbeda aliran politik, tapi untuk politik republik kita harus bisa bekerja bersama-sama,” pesan Willy

Dalam kesempatan tersebut, Willy mengatakan, sejumlah orang berpendapat bahwa politik hanya diidentikan dengan pesta atau selebrasi demokrasi lima tahunan saja. Namun idealnya, yang diharapkan oleh Partai NasDem adalah politik bagian dari pertarungnan gagasan.

“Banyak orang mengganggap politik hanya identik dengan pesta demokrasi lima tahunan. Padahal idealnya, politik adalah pertarungan gagasan yang harus dikedepankan,” terang Willy.

Selain itu dalam sambutannya, Willy menjelaskan juga tentang paper yang dituliskan oleh Robertus Robert tentang revitalisasi politik menjadi gagasan dasar dari platform perjuangan Partai NasDem (Restorasi Indonesia).

“Saya masih ingat sekali, Bung Robert pulang dari Inggris membuat sebuah paper yang luar biasa yaitu Revitalisasi politik. Itulah yang menjadi dasar dari platform perjuangan Partai NasDem, Restorasi Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Robertus sebagai Narasumber, sejak Indonesia merdeka dari tahun 1945 sampai sekarang, ide tentang republik pertama kali dibicarakan di gedung DPR RI.

“Ini mengejutkan, karena apa? Karena sepengetahuannya sejak tahun 1945, untuk kali pertama ide tentang republik ini dibicarakan kembali ditempat yang namanya Dewan Perwakilan Rakyat,”ucap Robert selaku pemateri pertama kepada peserta yang hadir secara visik maupun virtual. (FM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan