oleh

Gubernur dan DPRD NTT Perlu Jelaskan Gejolak Program

-Politik-970 views

RADARNTT, Kupang — Menyikapi beberapa gejolak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Seprianus Natonis, Ketua Organisasi Timor Tengah Selatan Adil Sejahtera memberikan kritikan terkait program Gubernur NTT.

Kepada media ini, Selasa, (20/7/2021), Natonis mengkritisi program-program Gubernur NTT yang dicanangkan yakni, proyek Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) sebesar Rp25 miliar, proyek pengadaan beras Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 senilai Rp18 miliar, proyek Ikan Kerapu Rp23 miliar, pengadaan APD Covid-19 Rp1,7 miliar, dan program tanam kelor Rp700 juta.

Natonis mengatakan bahwa DPR jangan terkesan takut mengkritisi program yang dijalankan oleh Gubernur NTT, hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi polemik dan banyak menimbulkan banyak pandangan buruk terkait program-program tersebut.

“Gubernur NTT dan DPR perlu angkat suara untuk menjelaskan jalannya program, agar masyarakat bisa tahu perkembangan dan pencapaiannya,” ujarnya.

Tak lupa, Natonis juga mengutip teori dari Goebbels yang merupakan seorang Menteri Propaganda Nazi yakni “Kebohongan yang diucapkan terus menerus niscaya akan dianggap suatu kebenaran”, sehingga menurutnya tentu kebohongan dibuat untuk tujuan politik.

Selain tuntutan di atas, Seprianus Natonis juga memberikan pujian dan apresiasi kepada Gubernur NTT yang mana dalam kepemimpinannya selama ini, pariwisata NTT semakin di kenal.

“Kita tahu bahwa Moke/Sopi yang merupakan minuman lokal NTT yang dikemas dalam label Shopia semakin dikenal dan juga Kelor NTT yang telah diolah jadi bahan jadi cukup berkembang baik,” ujarnya.

Lebih dari itu, dirinya sangat mengapresiasi Gubernur NTT yang sudah membuka akses jalan di pelosok NTT yang dulunya terisolir sehingga saat ini masyarakat bisa menikmatinya dan berpengaruh terhadap ekonomi wilayah setempat.

“Jalan yang terisolir contohnya seperti jalur Oepoli lalu jalur di wilayah Flores khususnya Manggarai Timur dan juga Sumba,” ungkapnya. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan