oleh

Jeriko dan Leo Lelo Sama-Sama Klaim Kantongi Dukungan 12 DPC Demokrat

-Politik-923 views

RADARNTT, Kupang – Dua kandidat Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jefri Riwu Kore (Jeriko) dan Leonardus Lelo, sama-sama mengklaim telah mengantongi surat dukungan dari 12 Dewan Pengurus Cabang (DPC) dari 22 Kabupaten/Kota.

Sebanyak 12 DPC Partai Demokrat NTT datang ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat pada Jumat (10/9/2021), dan menyerahkan dukungan kepada Jefri Riwu Kore sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTT periode 2021-2026. Demikian siaran pers DPD Demokrat NTT, diterima Sabtu, (11/9/2921).

“Surat dukungan tersebut berasal dari 12 kabupaten/kota antara lain, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Sumba Timur, Sumba Barat dan Sumba Tengah,” tulis DPD Demokrat NTT dalam siaran persnya.

Dijelaskan DPD Demokrat NTT, surat dukungan dari 12 DPC tersebut adalah untuk mendukung kembali Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTT periode 2021-2026.

Sementara, hingga pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jumat (10/9/2021), sebanyak 12 DPC sedaratan Flores, Lembata, Sumba Barat, Sumba Barat Daya dan TTU, telah menyatakan sikap dan komitmennya, mendukung Leonardus Lelo untuk menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT periode 2021-2026.

Leonardus Lelo menyerahkan berkas pendaftarannya ke DPP Partai Demokrat, Jumat (10/9/2021) didampingi Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ngada, Herman Pinga Pulu.

Leonardus Lelo yang juga Anggota DPRD Provinsi NTT dua periode (2014-2019 dan 2019-2024) itu menegaskan bahwa ia siap mengambil posisi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT dengan tujuan untuk mengembalikan kejayaan partai tersebut di bumi Flobamorata.

“Partai ini pernah menyumbang delapan kader-kader terbaik duduk di kursi DPRD Provinsi NTT, turut diperhitungkan di papan atas, tapi kini mengalami kemerosotan yang amat jauh bahkan kehilangan fraksi di DPRD Provinsi. Kita bertekad mengembalikan itu, bila perlu menjadi partai pemenang di NTT,” tegas politisi asal Sikka-Flores.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Ferdinandus Leu mengatakan bahwa sikap saling klaim merupakan hal biasa dalam kontestasi politik. Namun, tentu ada mekanisme dan tahapan verifikasi dokumen oleh steering committee dan DPP yang akan menentukan keabsahan dukungan.

“Biasa lah. Nantikan akan diverifikasi keabsahan dukungan. Aturan kita mengatur yang memberikan dukungan ganda akan diberi sanksi. Pada saat verifikasi bisa juga yang bersangkutan ditanya sikap terakhir.,” kata Ferdinandus Leu.

Untuk itu, Ia berharap agar masing-masing pihak bisa bersabar dan menahan diri sambil mengikuti proses dan tahapan yang sedang berlangsung sampai pada forum Musda nanti sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di tingkat provinsi yang akan digelar pada 24 September 2021. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan