oleh

Petuah yang Hidup

-Puisi-215 views

Di luar sana dunia tampak cerah

Tak ada badai

Tak ada hujan

Tak ada awan yang gelap

Juga malam seolah-olah tak kunjung datang

Hingar bingar problema hidup terdengar kian melengking.

“Mari kita bereuforia!

Sebab kita telah memerangi hidup yang rumit

Dan menyata dalam sesuap kekuatan untuk hari esok

kita kaum beruntung!”

Aku menatap itu dari balik gubuk tua

Tempat segala kasih berpelukan.

Bimbang dan ragu berkecamuk

Sebelum beranjak menggumuli hidup

Yang katanya sebuah keberuntungan bagi sekelompok orang saja.

Ah! Cukuplah bagiku melahap petuah darimu

Sebab katamu itu mengandung harapan tanpa batas.

Raga boleh fana

Petuah itu akan abadi bersama waktu

Sebab Kamu selalu ada dalam aku.

 

Oleh: Gonsi Tono

(Penulis adalah Mahasiswa STFK Ledalero, Maumere-Flores)

Komentar

Jangan Lewatkan