oleh

Seberkas Kisah Pada Batik

-Puisi-256 views

Saya ingin menulis Tentang seberkas kisah pada gerbang batik.

Tak banyak angan ketika saya harus menggantung mimpi saya setinggi bintang bahkan jika ada yang lebih tinggi dari bintang akan saya gantungkan cita cita saya pada hal yang lebih tinggi dari bintang kecil itu.

Ketika saya bermimpi saya hanya akan berharap bahwa mimpi saya akan terwujud jika itu adalah hal baik yang akan terjadi pada hidup saya tetapi jika mimpi itu berbalik dari hal yang saya harapkan saya selalu mengira bahwa ada tempat dimana saya bisa merubah mimpi itu untuk menjadi hal baik jika bisa diwujudkan dalam hidup saya.

Terkadang saya berpikir bahwa saya mungkin akan menjadi Siswa yang biasa saja dan tidak akan dipandang siapapun itu jika saya harus menonjolkan diri.

Tetapi saya kembali berusaha mengapa saya tidak mencoba jika pada tempat lain mungkin ada yang bisa menerima saya ketika disatu sisi yang pernah saya coba telah menolak saya tanpa bertanya bahwa saya mempunyai talenta atau tidak.

Semua yang hidup mempunyai talenta jika tidak maka saya rasa tak ada yang salah dari Tuhan ketika menciptakannya mungkin Ia yang tak mau mencoba untuk mengembangkan.

Saya mengenal banyak kisah ketika saya mencoba untuk bergaul, saya melihat pada ujung gerbang bangunan beridentik batik hitam dan kuning itu banyak harapan yang telah digantung untuk segera terbang. Bagi saya bukan hanya pesawat yang terbang tetapi harapan pun bisa terbang jika banyak usaha yang mendukung.

Ketika saya harus bersaing diantara banyaknya Siswa yang ingin menggapai kursi pada setiap kelas di bangunan yang beridentik seragam batik. Saya hanya berharap bahwa jika saya mampu pasti saya bisa untuk duduk diantara siswa berprestasi pada setiap kelasnya.

Dan yah ternyata mimpi saya akan digantungkan lebih tinggi dari bintang, ketika saya melihat bahwa bangunan ini telah meyakinkan saya kalaupun banyak yang menolak kehadiran saya setidaknya ada segelintir sosok yang yakin bahwa saya bisa dan pasti saya akan menjadi pemenang.

Dan itu telah saya dapatkan ketika tiga tahun ini akan segera berlalu.

 

Oleh: Clara Juliatry Corneliani Mbulu
Siswi Kelas XI MIPA 4 di SMA Katolik Giovanni Kupang

Komentar

Jangan Lewatkan