oleh

Tuhan Aku Meminta

-Puisi-187 Dilihat

Pada jalan sepertiga siangku
Kabut kelabu hilang ditelan langit biru
Angin berhembus mengajakku
Berbincang dalam ragu yang kaku

Cahaya merebak seolah terseyum luas
Dalam rintihan kutahan panas terik membekas

Menikam dengan keras
Tubuhku ia lahap menjadi ampas

Diam-diam kucari payung teduh dalam keraguanku

Sambil aku mengadu pada Tuhanku
Dalam lembah sembayang siangku
Berlutut sujud aku dalam pilu

Tuhan!
Berikan aku bayangan awan
Agar aku dapat diam dengan pelan
Dan merasakan kenyamanan

Pada siang yang terang
Cahaya menampakan segala bayang
Hampir aku kusut tenggelam dalam jurang

Amat dalam terlihat samar tak nampak angan-angan

Tuhan!
Sekali lagi aku meminta
Padamu maha pencipta
Yang bertahta di sorga

Berikan aku sahabat sejati
Yang siap menjadi karib abdi
Bersama dalam asmara abadi
Menjalani hidup saling melengkapi

Menghapus abu dalam kalbu
Jatuh bangun menghapus ragu
Dalam hidup penuh debu
Dan tak tentu

Tuhanku
Ijinkanlah aku memilih satu
Dari ribuan gadis di tanahmu
Biarlah engkau yang mempersatukannya di altar gerejamu.

 

Oleh : Ronaldus Heldaganas / Mahasiswa PBSI Unika Santu Paulus Ruteng

Komentar