oleh

Tim BNPB RI Kunker di Dompu 

RADARNTT, Dompu – Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI) Mayjen TNI (Purn) Wiyarto melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan lokasi untuk penanaman budidaya kelengkeng dan alpukat sebagai pendukung Program Ketahanan Pangan di wilayah Kabupaten Dompu pada Rabu, 26 Mei 2021.

Sekitar pukul 11.05 Wita di Bendungan Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Telah berlangsung kegiatan kunjungan kerja sekaligus peninjauan lokasi untuk penanaman budidaya Kelengkeng dan Alpukat sebagai pendukung Program Ketahanan Pangan di wilayah Kabupaten Dompu, bersama rombongan, didampingi oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani yang dihadiri Bupati Dompu Abdul Kader Jaelani dan undangan lainnya berjumlah sekitar 20 orang.

Adapun Tim Rombongan BNBP, sebagai berikut: Mayjen TNI (Purn) Wiyarto, Bapak Agus, Analis Data Informasi bapak Simon Maruli, Kasubdit Pemilihan Prasarana Vital bapak Asep Supriatna, Analis Bencana bapak Niki Adrian.

Turut hadir, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani, Bupati Dompu Abdul Kader Jaelani, Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, Kepala BPBD Dompu bapak Jufrin, Asisten I Pemkab Dompu bapak H. Gajiamansuri, Kepala Desa Tanju H. Samsudin.

Rangakaian kegiatan yang dilakukan, yaitu: pukul 11.05 Wita Tim BNPB RI peserta rombongan tiba di lokasi dilanjutkan peninjauan lokasi untuk penanaman budidaya kelengkeng dan alpukat sebagai pendukung Program Ketahanan Pangan.

Pada kesempatan itu, mewakili Tim BNPB RI Mayjen TNI (Purn) Wiyarto, berpesan kepada Kepala Desa Tanju agar memberikan pemahaman serta himbauan kepada seluruh masyarakat desa Tanju supaya sama-sama menjaga kelestarian hutan.

“Dan yang paling utama menjaga sumber mata air yang ada,” tegasnya.

Mayjen TNI (Purn) Wiyarto juga berharap kepada masyarakat melalui Kades Tanju agar di sekitar sumber mata air yang ada ditanami pohon, seperti pohon Trembesi dan pohon lainya yang mudah hidup.

“Gunanya untuk melindungi sekaligus untuk meningkatkan kualitas sumber mata air tersebut,” tandasnya.

Pada pukul 12.00 Wita Tim BNPB RI beserta rombongan meninggalkan lokasi.

Setelah dilakukan peninjauan akan dicoba untuk menanam budidaya pohon kelengkeng dan pohon alpukat pada lahan sebesar 2 hektar.

Kegiatan melibatkan masyarakat setempat secara aktif untuk mendukung program tersebut demi pemulihan lingkungan dan peningkatan ketahanan pangan masyarakat desa. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan