oleh

Allah Mengumpulkan Segala Bangsa untuk Mengalami Keselamatan

-Rohani-344 views

Salah satu hal yang sangat menggembirakan pada pesta Natal adalah berkumpulnya keluarga. Mereka menikmati saat-saat kebersamaan pada hari raya Natal dalam suasana yang penuh kebahagiaan. Pengalaman itu begitu dirindukan dan ingin selalu dirasakan oleh setiap orang pada hari raya yang penuh sukacita itu. Hari Raya penampakan Tuhan masih dalam suasana pesta Natal. Bacaan liturgi dalam Ekaristi hari ini dari Kitab Yesaya 60 menubuatkan rencana Allah untuk mengumpulkan segala bangsa supaya melihat terang yang menyinarkan kemuliaan Allah.

Terang itu telah terbit, yaitu Mesias yang lahir di kandang Betlehem. Tiga raja dari timur telah melihat terang itu. Mereka mencari kebenaran dan kebijaksanaan dan dibimbing oleh bintang untuk bisa menemukan terang itu. Ketika bintang pembimbing itu berhenti di atas kota Betlehem, mereka menemukan Mesias di sana. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Bayi itu bersama Maria, Ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Dialah Raja Semesta Alam dan Penyelamat segala bangsa yang telah datang untuk mengunjungi umat-Nya dan membawa umat-Nya memasuki kemuliaan-Nya. Begitulah warta sukacita keselamatan diwartakan dalam bacaan liturgi hari ini.

Pada hari ini juga Gereja memperingati hari Minggu anak-anak misioner sedunia, yaitu pada hari raya penampakan Tuhan, yang dirayakan untuk pertama kali pada tahun 1950 oleh Paus Pius XII. Tujuannya ialah untuk mengajak semua orang menyadari tugas pewartaan Injil kepada segala bangsa yang harus dilaksanakan dengan tekun dan setia mulai sejak anak-anak.

Di Vatikan juga ada Serikat Kepausan Anak Misioner yang terkenal dengan semboyan dalam bahasa Inggris, Children helping children atau anak menolong anak. Semangat yang ditanamkan dalam diri anak-anak disingkat dengan 2D2K (Doa-Derma-Kurban-Kesaksian). Nilai-nilai yang mau ditanamkan dalam semangat hari Anak Misioner Sedunia ini adalah pertama, kepekaan hati untuk karya misi sejagat. Hari ini semua orang diingatkan bahwa Gereja pada dasarnya adalah misioner, yaitu mengemban misi untuk mewartakan keselamatan.

Kedua, mengingatkan semua orang akan hak-hak dan martabat anak-anak  untuk mendapatkan pemeliharaan, perlindungan, perhatian dan kasih sayang. Ketiga, menanamkan semangat solidaritas kepada sesama, terlebih mereka yang berkekurangan dan menderita kesulitan dalam hidupnya.

 

Oleh: Romo Albertus Sujoko

Komentar

Jangan Lewatkan