oleh

Mengasihi Tuhan berarti juga mengasihi sesama

-Rohani-236 views
Spread the love

“Kekuatan hubungan kita sama Tuhan diperlihatkan lewat hubungan kita yang sehat dengan sesama.”

Setiap koin memiliki dua sisi. Itu adalah pernyataan yang jelas dan terlupakan sebenarnya. Siapa yang tidak tahu bahwa koin memiliki dua sisi.

Di masa lalu, satu sisi koin disebut “kepala”, dan sisi lainnya disebut “ekor”. Itu karena di satu sisi ada sosok kepala orang (biasanya profil samping) dan itulah sebabnya disebut “kepala”, dan sisi lain memiliki nilai mata uang logam.

Jadi, ketika sesuatu harus diputuskan dengan lemparan koin, pilihannya adalah “mengangkat” atau “mengekor”. Tentu saja jika kita ingin membingungkan seseorang, kita dapat dengan cepat mengatakan “kepala saya menang, ekor kamu kalah”. (yang berarti hal yang sama sebenarnya). Kita dapat membingungkan anak-anak, tetapi tidak semudah itu membingungkan orang dewasa.

Tetapi koin-koin tertentu yang ada saat ini tampaknya tidak memiliki “kepala” dan kita tidak dapat mengatakan sisi mana yang merupakan “ekor”. Ini seperti mengatakan bahwa koin tidak memiliki kepala tidak memiliki ekor. Jadi istilah untuk lemparan koin harus diperbarui. Mungkin lemparan koin sudah tidak digunakan lagi.

Koin yang sekarang mungkin tidak memiliki sisi “kepala” atau “ekor”, tetapi di sisi mana pun, koin itu tetap dari koin yang sama. Jadi, koin sederhana memberi tahu kita sesuatu yang sangat mendasar.

Dan itu adalah ada dua sisi untuk segalanya, dan yang satu tidak lebih penting dari yang lain.Dalam Injil, ahli Taurat mengajukan pertanyaan ini kepada Yesus: “Perintah manakah yang paling utama?”

Yesus menjawab pertanyaan itu dengan perintah pertama, dan dengan nafas yang sama, Dia juga menambahkan perintah kedua.

Sebenarnya, Yesus mengatakan bahwa ini adalah dua jawaban yang berhubungan erat untuk pertanyaan yang sama, seperti ada dua sisi pada mata uang yang sama.

Dan seperti satu sisi mata uang yang tidak lebih penting dari yang lain, kedua perintah itu saling melengkapi.

Dengan kata lain, mengasihi Tuhan berarti juga mengasihi sesama kita. Kita tidak dapat mengatakan bahwa kita mengasihi Tuhan yang tidak dapat kita lihat, dan tidak mengasihi sesama yang dapat kita lihat. Tuhan dan sesama seperti dua sisi mata uang yang sama.

Yesus mengingatkan kita bahwa kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama adalah dua sisi mata uang yang sama. Mereka saling melengkapi dan melengkapi.

Ketika kita memahami itu, maka kita pun tidak jauh dari Kerajaan Allah.

Komentar

Jangan Lewatkan