oleh

Panggilan Dia!

-Rohani-252 views
Spread the love

“Kuatkan hatimu! Berdirilah Ia memanggil engkau”

Panggilan adalah sebuah seruan untuk menghadirkan/mengumpulkan orang-orang yang mulanya jauh dari suara panggilan tersebut. Dengan berkumpulnya orang-orang maka seruan tersebut telah berhasil didengar oleh orang lain.

Dalam bacaan-bacaan suci yang kita dengarkan pada hari ini, menitih beratkan pada seruan keselamatan yang datang dari Allah. Melalui utusan dan putera-nya sendiri, keselamatan di berikan kepada mereka yang berkenan di hadapan Allah Bapa. Ia memanggil umat manusia yang sedang berziarah di dunia untuk berjalan dalam panggilan-Nya. Berjalan melalui teladan putera-Nya sendiri. Karena Allah mengasihi umat manusia terlebih mereka yang senantiasa berseru dan memohon kepadanya.

Pada bacaan pertama, nabi Yeremia menyuarakan firman Tuhan yang akan menyelamatkan sisa-sisa umat israel dari tanah pembuangan dan membawa pulang mereka ke Israel. Nabi yeremia di panggil Allah untuk membimbing bangsa israel yang sebelumnya telah berpaling dari Allah sehingga membuang mereka. Untuk itu yeremia hadir sebagai pengantara yang harus menghantar umat israel kembali beriman kepada Allah.

Lalu surat kepada orang ibrani, merupakan  pernyataan bahwa imam yang dipilih dari antara umat manusia adalah pilihan Allah. Mereka harus dapat mengendalikan diri mereka sendiri dan membimbing orang yang lemah dan tersesat, kembali ke jalan keselamatan. Imam meneladani x-tus yang dipandang sebagai imam agung menurut tata imamat melkisedek.

Akhirnya injil markus membawa kita pada kisah  perjumpaan yesus dan seorang pengemis buta. Orang buta yang mendengar nama Yesus langsung berseru dengan tak henti-hentinya memanggil Yesus.  Hasil tidak menghianati usahanya. Ia pun di panggil yesus dan setelah berdiri di hadapan-nya, yesus bertanya apa yang dia inginkan. Dia hanya ingin melihat dan yesus mengaminkan harapannya sehingga seketika itu juga ia dapat melihat.

Kehidupan dewasa ini sangatlah berkembang hingga dunia menjadi tempat yang paling menggoda dan juga menyiksa setiap insan dari semua lapisan dan kasta umat manusia yang majemuk. Iman menjadi nomor kesekian dalam deret daftar kebutuhan hidup. Kita manusia merasa Tuhan hanyalah dibutuhkan saat momen tertentu. Kita melupakan semua kemajuan, kesehatan, rezeki dan perjalanan hidup yang baik adalah karena kasih dan penyelenggaraan-nya. Seharusnya kita bisa lebih peka dan memetik pesan dari bacaan injil hari ini. si pengemis buta merupakan gambaran yang pas untuk kita, karena kita sekarang mengemis hidup pada dunia. Kita berjalan di tempat karena tak tau arah kehidupan ini dan hanya menunggu kematian.

Untuk itu, semoga melalui bacaan-bacaan suci hari ini, kita belajar dari sang pengemis buta. Karena Tuhan itu dekat, maka jangan ragu untuk datang kepada-nya. sebab hanya Tuhan yang akan memanggil kita dan bertanya “apa yang kaukehendaki kuperbuat bagimu?.”

Dasar biblis:

Bacaan I : Yer. 31:7-9

Bacaan II : Ibr. 5:1-6

Bacaan Injil : Mrk. 10:46-52

 

 

Oleh: Fr. Apo Dora

Komentar

Jangan Lewatkan