oleh

Tubuh Jasmaniah dan Spiritual

-Rohani-267 views

Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Ada kebiasaan yang sudah lama yakni paroki-paroki menggelar kegiatan penerimaan komuni pertama bagi anak-anak. Pesta iman ini dirayakan dengan perayaan yang besar dan ramai bahkan mereka beracara sampai larut malam.

Bayangkan saja kalau ada 50 orang yang menerima komuni pertama, maka kurang lebih ada 50 rumah yang berpesta. Biasanya suasana sukacita ini menimbulkan kemacetan karena orang-orang tumpah ruah di jalanan. Penerimaan komuni pertama berupa hosti dan anggur yang sudah dikonsekrir merupakan simbol penerimaan Tubuh dan Darah Kristus di dalam tubuh. Ada Roh Kristus dengan segala roh pelayanan, pembebasan, pengorbanan, dan kasih-Nya menyatu di dalam badan dan jiwa yang menerimanya.

Dalam Injil hari ini, Markus memperkenalkan pengajaran Yesus dari tindakan cinta-Nya tanpa batas di hadapan rasul-rasul-Nya. Perjamuan malam terakhir bersama para rasul sungguh menampilkan aspek pelayanan dan pengabdian Yesus sebagai Mesias. Yesus mau menegaskan bahwa kedatangan dan kehadiran-Nya di tengah-tengah umat adalah untuk menghantar semua orang pada kehidupan bukan kepada kebinasaan. Yesus diperkenalkan sebagai seseorang yang menyelamatkan kehidupan melalui kematian yang dialami-Nya.

Di samping itu, dalam kisah ini Markus juga ingin memperkenalkan Yesus sebagai Mesias yang taat pada perintah Bapa;  bersengsara, hingga wafat di kayu salib, dan kemudian bangkit dari kematian-Nya. Seluruh kehidupan Yesus di dunia dipuncaki dengan cara pemberian diri secara total kepada kehendak Bapa-Nya.

Dengan demikian, lewat peristiwa ‘Perjamuan Paskah’ inilah Yesus ingin mengajarkan kepada para murid, bahwa jika ingin menjadi pengikut-Nya mereka harus mau memanfaatkan setiap kesempatan sebagai aksi pelayanan dalam kasih. Perbuatan ini mesti dimaknai dengan pemberian diri yang dibarengi dengan semangat pengorbanan dan dedikasi.

Pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus ini, kita semua diingatkan akan tugas pelayanan kita sebagai murid-murid-Nya, yang telah menerima sakramen pembaptisan dan ekaristi. Setiap kita menerima komuni kita disatukan dengan Kristus; darah dan daging-Nya telah menyatu dalam darah-daging kita.

Karena itu, tubuh kita ini mengandung dua unsur hakiki yakni Jasmaniah dan Spiritual. Tubuh jasmaniah diminta untuk menjaga tubuh spiritual kita tetap terjaga, suci dan bersih. Apa yang kita pikirkan, kehendaki dan perbuat mesti dimaksudkan untuk memberikan nutrisi rohaniah terhadap tubuh spiritual kita.

Mari kita tetap berusaha menjaga komuni yang suci yang setiap minggu kita terima, menghantar kita menjadi murid-murid Tuhan yang setia, suci, mau berkorban dalam pelayanan dan kehidupan.

 

Oleh: RD. Melky Malingkas

“Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” (Mrk. 14:12)

 

Sumber: renunganlenterajiwa.com

Komentar

Jangan Lewatkan