oleh

Tunduk dan Kasih

-Rohani-374 views

Kolose 3:18-19

Tunduk dan kasih, dua kata yang dipakai Paulus untuk menggambarkan tentang suatu hubungan yang dikehendaki oleh Tuhan dalam kehidupan keluarga Kristen, khususnya dalam hubungan antara suami dan istri. Seorang istri terpanggil untuk tunduk pada suami, dan suami terpanggil untuk mengasihi istri.

Tunduknya istri kepada suami direspons dengan kasih yang ditunjukkan suami kepada istri. Pola hubungan ini berdasarkan pada penderitaan Kristus sebagai teladan sebagaimana dicatat dalam 1 Petrus 2:18-25. Semua realitas hidup yang kita alami dan hadapi dalam pernikahan dijawab dengan berdasarkan pada penderitaan Kristus sebagai teladan. Maksudnya, hidup suami istri baik dan langgeng, bila keluarga kita hidup pada dasar penderitaan Kristus.

Karena itu, bila ada persoalan dan tantangan yang ditemui dalam hubungan suami istri, maka kita harus menghadapi dengan kemampuan kita  memahami dan memperhatikan bagaimana caranya Yesus Kristus telah menderita bagi kita.

Dengan dasar ini maka Paulus mengingatkan kita agar istri tunduk kepada suami dan suami hendaknya mengasihi istrinya. Tunduk dan kasih menjadi prinsip penting yang diajarkan Alkitab dalam membina hubungan suami istri. Tunduk harus disertai kasih, dan mengasihi harus disertai dengan tunduk. Karena di dalam ketundukan, kita akan mengerti apa itu dikasihi. Begitu juga di dalam mengasihi membuat kita mengerti mengapa kita tunduk.

Sebagai keluarga Kristen kita diajak untuk hidup menurut firman dan teladan yang diberikan, dengan demikian hidup pernikahan, hidup bersama suami istri menjadi indah dan sungguh-sungguh baik. Kehidupan yang seperti ini menjadi kesaksian yang kuat pengaruhnya bagi setiap anggota keluarga tetapi juga bagi semua orang. Amin

(Renungan Harian Keluarga)

Komentar

Jangan Lewatkan